Launching Peringatan Hari Santri 2022, Menag: Kebencian Harus Dilawan dengan Prestasi

Suryono Sukarno · Rabu, 28 September 2022 - 06:17:00 WIB
Launching Peringatan Hari Santri 2022, Menag: Kebencian Harus Dilawan dengan Prestasi
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas me-launching peringatan Hari Santri 2022 di UIN Pekalongan. (Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.idMenteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas me-launching peringatan Hari Santri 2022. Gelaran yang dipusatkan di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan ini  juga disiarkan melalui channel Youtube Kemenag RI.

Di hadapan ribuan mahasiswa, santri, dan masyarakat yang memadati lapangan kampus II UIN KH Abdurrahman Wahid, Menag mengingatkan para santri tentang adanya pihak yang tidak suka dan benci dengan kemajuan para santri. Mereka melakukan generalisasi secara berlebihan atas peristiwa yang terjadi di pesantren. 

Dia mencontohkan, ketika ada satu atau dua santri yang diduga melakukan tindak kekerasan, hal itu kemudian digeneralisasi seakan menjadi potret perilaku umum para santri. 

“Hal itu dilakukan karena ketidaksukaan. Ini harus dijawab oleh para santri,” pesan Menag di Pekalongan, Selasa (27/9/2022) malam.

“Kebencian dan ketidaksukaan terhadap para santri harus dilawan. Kebencian itu harus dilawan dengan prestasi, belajar yang benar dan sungguh-sungguh, sehingga apa yang dituduhkan oleh orang yang tidak suka dengan gemilangnya para santri itu terjawab karena para santri benar-benar bisa diandalkan,” ujar Menag yang akrab disapa Gus Yaqut ini.

Dia berpesan, kebencian orang lain jangan dilawan dengan kebencian yang sama. Jika ada orang tidak suka dengan para santri, hal itu harus dijawab dengan prestasi. “Bukan kita melawannya dengan kebencian, tapi prestasi. Saya yakin para santri mampu menunjukkan prestasinya,” tutur Menag.

Hari Santri diperingati sejak tahun 2015, setelah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Menag mengingatkan bahwa negara menganugerahkan Hari Santri karena jasa para santri terdahulu. Mereka ikut berjuang, mempertaruhkan nyawa, harta, dan semua yang dimiliki demi kemerdekaan Indonesia.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: