Mahasiswa Meninggal saat Diksar Menwa, UNS Sebut 21 Panitia Diperiksa Polisi

Ary Wahyu Wibowo · Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:41:00 WIB
Mahasiswa Meninggal saat Diksar Menwa, UNS Sebut 21 Panitia Diperiksa Polisi
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof Ahmad Yunus dan Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan Dr Sutanto saat memberikan keterangan pers, Selasa (26/10/2021). Foto: Ist.

SOLO, iNews.id – Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali angkat bicara pascameninggalnya Gilang Endi Saputra saat mengikuti diklat Resimen Mahasiswa (Menwa), Minggu (24/10/2021) lalu. Pihak kampus menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Gilang dan menyebut 21 panitia kegiatan telah diperiksa polisi. 

Dalam pernyataannya, Pihak UNS diwakili Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof Ahmad Yunus dan Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan Dr Sutanto.

“Pada Minggu malam, jenazah kami antar ke keluarga. Senin (25/10/2021) pagi bersama pihak kepolisian, kami menemui pihak keluarga, terutama ayah dan ibunya. Kemudian, pihak keluarga menyetujui bahwa almarhum perlu diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo. Sekitar pukul 10.00, jenazah kami bawa dari Karangpandan ke Moewardi. Sesampainya di sana, dilakukan autopsi oleh dokter dari Moewardi dan dokter forensik dari Bhayangkara Polri,” kata Prof Yunus, Selasa (26/10/2021). 

Selepas salat Asar pada Senin (25/10/2021), jenazah yang telah selesai diautopsi kemudian disucikan oleh tim dari rumah sakit lalu diantar kembali ke keluarga. Pihak kampus terus mendampingi hingga prosesi pemakaman jenazah mahasiswa program studi (Prodi) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV) UNS tersebut. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: