MBG Jadi Sorotan, SPPG Karangdowo Pastikan Menu Ramadan Bergizi dan Terjaga Kualitasnya
Selama Ramadan, aktivitas memasak berlangsung seperti biasa, dengan penyesuaian teknis operasional hanya pada pencucian ompreng. “Khusus untuk hari Senin dan Kamis, kami tetap dengan menu basah untuk Posyandu. Selain itu, menggunakan menu kering,” ucapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait menu MBG di beberapa wilayah, Aman menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan koordinasi aktif antara pengelola SPPG, mitra dapur, dan yayasan pendukung program.
“Untuk masyarakat Indonesia, terima kasih atas masukan dan kritik yang disampaikan. Kami sebagai pelaksana program akan semaksimal mungkin terus mengevaluasi dan memperbaiki sebagaimana mestinya,” katanya.
Dia juga mengajak publik untuk mengawal program ini secara konstruktif. “Tetap kawal program ini, saling mengoreksi, dan lebih bijak dalam memberikan komentar,” ucapnya.
Dengan komitmen perbaikan berkelanjutan, SPPG Karangdowo memastikan MBG tetap hadir sebagai upaya pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan, termasuk selama bulan Ramadan.
Editor: Kurnia Illahi