Mengenal Eka Agustina, Model Pakaian Pengantin Asal Pati yang Hiasi Akun Medsos MUA
“Aku jujur ya, semester pertama itu aku masih kacau ngatur jadwal. Masih susah banget, kerjaanku bertolak belakang dengan kuliah. Kerjaanku tidak boleh pegang HP, sedangkan kuliah harus online lewat HP. Jadi waktu semester pertama aku sering izin enggak masuk kuliah, karena kerja,” ujarnya.
Namun untuk sekarang semester 2, dirinya sudah mulai bisa mengatur waktu.
“Sekarang, aku sebelum appointment dengan MUA, menyampaikan dulu bahwa jam segini-segini harus kuliah. Kalau keberatan, ya enggak aku ambil job-nya. Tapi kalau ok, baru ambil job tadi. Jadi bisa diantisipasi dari awal,” ujarnya.
Baginya, kesuksesan berkarier bukan hanya berdasarkan kemujuran garis tangan, tetapi juga usaha dan keseriusan dalam bekerja. Sebab, penghargaan akan datang sendirinya jika kinerja sudah dinilai bagus.
Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, Eka memiliki impian besar untuk membahagiakan keluarganya. Untuk itu, meski pundi-pundi uang telah mengalir dari dunia model, bukan lantas menjadikan pendidikan sebagai prioritas kedua. Terlebih, dia harus menjadi contoh bagi adik-adiknya.
“Kalau sekarang ini, ingin price list aku ada di titik yang aku mau. Bukan soal semata-mata materi, tapi semakin tinggi price list, berarti aku udah diuji. Seperti pose, attitude, jam terbang itu sudah tinggi. Nah kalau kamu ingin lihat seberapa bagus jadi model, itu bisa dilihat dari price list-nya,” katanya.
Editor: Ary Wahyu Wibowo