Mengenal Komunitas KM 90's+ Wadah Para Pecinta Mobil Keluaran 90-an
Sementara itu, penggagas acara, Asfirla Harisanto mengatakan, Xplore Tawangmangu & Charity 90's+ bertujuan untuk mengangkat potensi wisata Jateng. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, sektor tersebut sangat begitu terdampak.
"Bahkan bisa dibilang (sektor wisata) lumpuh akibat Covid-19. Diharapkan bisa kembali bangkit dan pada kali ini kami ingin mengangkat potensi pariwisata di Wonder Park, ke depan daerah-daerah lain di Jawa Tengah juga akan kami gali dan perkenalkan potensi wisatanya, seperti Karimunjawa, Magelang, Banyumas, serta daerah lain, " katanya.
Dia berpesan kepada komunitas KM 90's+ untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat berkendara, tidak hanya pada saat touring saja namun juga dalam keseharian. Selain itu, terpenting di masa pandemi juga menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Menurutnya, komunitas KM 90's+ dibentuk untuk mempererat persaudaraan. Diharapkan kebersamaan yang terjalin berdasarkan kesamaan hobi ini bisa memunculkan ide-ide positif yang bermanfaat bagi masyarakat umum.
"Pembentukan komunitas KM 90's+ diharapkan bisa menjadi wadah pecinta mobil tua, khususnya di Semarang. Nantinya Ketua yang terpilih harus punya kemampuan mengayomi anggota nya, dan sikap pemimpin yang baik, " ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dilakukan pembentukan pengurus. Ferdy Yulian atau yang akrab disapa Kampret terpilih menjadi ketua komunitas KM 90's+ berdasarkan voting.
Dalam sambutannya, Ferdy mengatakan bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki kesamaan hobi untuk bergabung ke dalam komunitas KM 90's+.
"Yang bergabung tidak harus punya mobil tahun 90-an. Namun yang utama suka dengan kendaraan tua, dan punya niatan untuk menjalin kebersamaan, maupun semangat berorganisasi, " katanya.
Editor: Ahmad Antoni