Menko Luhut Tegaskan Semarang dan Kudus Jadi Perhatian, Kerumunan Dibatasi 5 Orang

Taufik Budi ยท Selasa, 15 September 2020 - 17:23 WIB
Menko Luhut Tegaskan Semarang dan Kudus Jadi Perhatian, Kerumunan Dibatasi 5 Orang
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews)

SEMARANG, iNews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pengetatan protokol kesehatan di Jawa Tengah (Jateng), khususnya di Kota Semarang. Selain itu, Kudus juga menjadi perhatian karena kasus Covid-19 cukup tinggi.

"Sesuai arahan Presiden Jokowi, saya minta dalam waktu dua pekan ini, sudah ada hasilnya. Lakukan pengetatan, patroli rutin dan pembatasan kerumunan. Kalau perlu, kerumunan dibatasi maksimal lima orang," kata Luhut saat rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Dinas Kesehatan Jateng, Selasa (15/9/2020).

Dia juga meminta TNI/Polri membantu agar kasus Covid-19 di Kota Semarang cepat melandai. Meski demikian, Luhut mengapresiasi kinerja Jateng yang berhasil menurunkan angka kematian cukup signifikan pada pekan ini. Langkah itu dinilai tepat dan harus dimasifkan agar cepat terkendali.

"Jawa Tengah ini bagus, angka kematiannya turun signifikan. Saya lihat hanya Kota Semarang dan Kudus yang masih tinggi. Kalau dua ini ditangani dengan baik, maka Jawa Tengah akan bagus," kata Luhut.

Ganjar Pranowo pun menyatakan siap bekerja cepat untuk berkoordinasi dengan kepala daerah untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Terlebih, saat ini target penyelesaian kasus bukan lagi pada hitungan bulan melainkan menjadi tiap pekan.

“Sekarang dari Pak Menko maunya sudah mingguan, sudah tidak lagi kita bicara bulanan. Bahkan ini khusus untuk Jawa Tengah tadi dipesankan agar kita konsentrasi pada Kota Semarang dan Kudus, khususnya Semarang. Maka Forkopimda Provinsi akan bantu Forkompinda Kota Semarang sehingga kita akan petakan nanti sampai tingkat kelurahan, sampai mungkin RT atau pada komunitas,” katanya.

“Tampaknya penting untuk diperhatikan usulan dari Pak Menko Marinves tadi agar kerumunan masyarakat dibatasi tadi usulnya lima orang. Kalau jam malam bisa diberlakukan kembali, ditekan dua minggu aja deh, pasti nanti akan turun. Nah ini akan kami sampaikan kepada Pak Wali Kota,” katanya.


Editor : Maria Christina