Tak Pernah Keluar Kota, Ibu Rumah Tangga di Sukoharjo Positif Covid-19 hingga Meninggal

Agregasi Solopos ยท Selasa, 15 September 2020 - 15:16 WIB
Tak Pernah Keluar Kota, Ibu Rumah Tangga di Sukoharjo Positif Covid-19 hingga Meninggal
Ilustrasi pemakaman

SUKOHARJO, iNews.id - Angka kasus kematian karena terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) terus bertambah. Kali ini seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Gatak meninggal dunia.

Ibu berusia 59 tahun asal Gatak ini terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dirawat sepekan di Rumah Sakit (RS) Moewardi Solo. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo kini melakukan tracing pada kasus kematian ibu rumah tangga tersebut.

"Per 14 September ada penambahan satu kasus kematian positif corona yang berasal dari Kecamatan Gatak merupakan ibu rumah tangga usia 59 tahun. Jadi total ada 19 kasus kematian karena corona di Sukoharjo," kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Selasa (15/9/2020).

Yunia belum bisa memastikan sumber penularan Covid-19 yang terjadi pada seorang ibu rumah tangga asal Gatak, Sukoharjo, tersebut. Diduga, ibu rumah tangga ini tertular dari anggota keluarga atau tamu yang pernah berkunjung ke kediamannya. Sampai saat ini, Gugus Tugas masih melakukan tracing kepada anggota keluarga ibu tersebut.

"Ibu rumah tangga ini tidak pernah ke mana-mana. Jadi kemungkinan besar tertular dari anggota keluarga atau tamu yang pernah ke rumahnya," katanya.

Yunia mengatakan ibu rumah tangga asal Gatak ini memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi. Penyakit itu yang memperparah kondisinya saat terserang Covid-19 hingga berujung kematian.

IRT tersebut mengalami gejala demam, batuk, dan sesak napas. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr Moewardi Solo yang merupakan rujukan pasien Covid-19. Selama hampir sepekan menjalani rawat inap di rumah sakit, pasien Covid-19 itu mengalami gagal napas dan meninggal dunia.

"Hasil swab ibu rumah tangga ini terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga pemulasaran jenazah pun dilakukan sesuai protokol Covid-19," katanya.

Yunia mengingatkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 karena bisa berujung kematian. Salah satu upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Berdasarkan update per 14 September di laman www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif masih aktif tercatat 112 kasus. Jumlah itu terdiri atas 62 orang isolasi mandiri, satu isolasi rumah sehat, dan 49 orang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Di Rumah Terus, Ibu Di Gatak Sukoharjo Meninggal Karena Covid-19"


Editor : Nani Suherni