Menteri BUMN dan Menkop Luncurkan Program Solar untuk Koperasi Nelayan di Cilacap

Heri Susanto, Antara ยท Minggu, 18 September 2022 - 07:21:00 WIB
 Menteri BUMN dan Menkop Luncurkan Program Solar untuk Koperasi Nelayan di Cilacap
Menteri BUMN Erick Thohir (dua dari kiri) dan Menkop UKM Teten Masduki (kanan) mendengarkan penjelasan dari Ketua KUD Mino Saroyo Cilacap Untung Jayanto (kiri) usai menyaksikan transaksi pembelian BBM di SPBUN KUD Mino Saroyo, Cilacap. (Antara)

CILACAP, iNews.id - Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki meresmikan Inisiasi Program Solar untuk Koperasi (Solusi) Nelayan di Kabupaten Cilacap. Cilacap menjadi salah satu lokasi proyek percontohan.

Peresmian yang dipusatkan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nelayan yang dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo, Cilacap, Sabtu, dihadiri Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, dan sejumlah pejabat lainnya.

Saat memberi keterangan pers usai peresmian, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Indonesia merupakan negara kepulauan dan kelautan yang luar biasa.

"Tapi kalau kita lihat, kehidupan nelayan kan masih di situ-situ saja. Karena itu, kami dari pemerintah diperintahkan oleh Bapak Presiden, Pak Teten sebagai Menteri Koperasi, saya sebagai Menteri BUMN untuk coba berinisiasi mencarikan solusi untuk nelayan yang memang taraf hidupnya harus ditingkatkan," kata Erick Thohir, Sabtu (17/9/2022).

Dia mengatakan kesejahteraan nelayan harus menjadi bagian penting dari program pemerintah, salah satunya Program Solusi Nelayan yang masih ditujukan untuk memberikan kemudahan akses BBM bagi nelayan.

Menurutnya, hal itu disebabkan nelayan selama ini mungkin masih mendapatkan BBM dengan harga Rp7.000 hingga Rp10.000 per liter "Hari ini (17/9), kita pastikan harganya (Solar) Rp6.800/liter. Memang Cilacap sebagai pilot project, nanti InsyaAllah kita akan kembangkan di beberapa daerah lain," katanya.

Tidak cukup di situ, pihaknya bersama Menteri Teten juga memastikan koperasi menjadi ujung tombak agar BBM bersubsidi tepat sasaran. Karena dengan koperasi, lanjutnya, berarti ada nama dan alamat serta ada sistem digitalnya.

"Jadi misalnya kalau ada yang membawa jeriken, enggak ada masalah, karena sudah ada datanya, barcode-nya, jadi kelihatan. Nah, ini yang kita jaga," jelas Erick Thohir.

Oleh karena itulah, pihaknya juga mendorong pembiayaan untuk nelayan. "Dari Pak Teten, koperasinya diberikan pembiayaan. Kami, dari BRI. Kita mendorong pembiayaan buat nelayannya," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: