Nelayan Cilacap Hilang di Perairan Teluk Penyu, Perahunya Ditemukan Terombang-Ambing

Ahmad Antoni ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 13:54 WIB
Nelayan Cilacap Hilang di Perairan Teluk Penyu, Perahunya Ditemukan Terombang-Ambing
Tim SAR gabungan saat mencari nelayan hilang di perairan Teluk Penyu Cilacap, Jateng, Kamis (18/6/2020). (Foto: SAR Cilacap)

CILACAP, iNews.id - Seorang nelayan asal Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), hilang tenggelam di perairan Teluk Penyu, Kamis (18/6/2020). Musibah itu terjadi setelah perahu yang ditumpangi korban terbalik dihantam ombak saat melaut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima dari Babinsa Kelurahan Tegalkamulyan Sertu Isminanto, korban diketahui bernama Wan Sodaransyah alias Karwan Betur (44).

"Nelayan itu warga Grumbul Tapang Dengklok RT 01 RW 08, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan," kata I Nyoman di Cilacap, Kamis (18/6/2020).

I Nyoman mengatakan, informasi yang mereka peroleh, korban diketahui berangkat melaut untuk mencari ikan di perairan Teluk Penyu pada Kamis (18/6/2020), sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, pada pukul 07.00 WIB, korban sudah tidak terlihat di atas perahunya.

"Perahu tersebut ditarik oleh nelayan lainnya ke daratan dalam kondisi tanpa awak, " kata I Nyoman.

Nelayan yang menemukan perahu korban melaporkan kejadian itu kepada Babinsa dan selanjutnya diteruskan ke Basarnas KPP SAR Cilacap. Setelah mendapat informasi, pihaknya segera memberangkatkan satu regu Basarnas KPP Cilacap ke lokasi kejadian untuk mencari korban yang tenggelam di perairan Teluk Penyu.

"Personel Basarnas tersebut dilengkapi dengan rescue car type 1, dua set pakaian hazmat, satu unit rigit inflatable boat 05, peralatan SAR air, dan peralatan pendukung lainnya," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, analis cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan, gelombang sangat tinggi masih berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Barat hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wilayah ini termasuk perairan Teluk Penyu Cilacap maupun Samudra Hindia selatan Jabar hingga DIY.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY yang berlaku hingga hari ini 18 Juni 2020. Informasi akan diperbarui jika ada perkembangan lebih lanjut.

"Peringatan dini tersebut kami keluarkan karena tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai 4-6 meter. Ini masuk kategori sangat tinggi sehingga berbahaya bagi pelayaran," katanya.


Editor : Maria Christina