Nyaris Depresi, Perempuan Muda di Kendal Diteror Orderan Fiktif Selama 2 Tahun

Edi Prayitno ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:40 WIB
Nyaris Depresi, Perempuan Muda di Kendal Diteror Orderan Fiktif Selama 2 Tahun
Perempuan muda di Kendal korban orderan fiktif. (Foto: iNews/Edi Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Seorang perempuan muda di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) menjadi korban teror orderan fiktif selama dua tahun terakhir. Berbagai barang yang tidak pernah dia pesan, diantar ke rumahnya dalam jumlah besar.

Korban, Titik Puji Rahayu mengatakan, dia kerap mendapat kiriman barang dari orang tak dikenal. Mulai dari ponsel, perabotan rumah tangga, buah-buahan hingga batu bata.

"Sudah dua tahun terakhir, masih seperti itu. Sejak 2018, waktu saya bekerja di Semarang," kata Titik di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (25/7/2020).

Menurut dia, teror tersebut berawal saat dia bekerja di pabrik roti wilayah Semarang. Dalam satu hari dia bisa mendapat kiriman barang berupa ponsel mencapai empat kali sehari dari kurir yang berebeda-beda.

Saat dia pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Kendal, teror tersebut terus berlanjut. Bahkan, kata dia, barang yang dikirim semakin tidak jelas, mulai dari lemari, kulkas, bahkan batu bata.

"Terakhir ini buah-buahan dengan jumlah sampai satu ton lebih," ujar dia.

Titik menjelaskan, dia tidak tahu siapa yang melakukan aksi teror ini. Termasuk juga motif pelaku sampai membuat repot warga sekitar, termasuk para kurir pengantar barang-barang ini.

Kepala Desa Jungsemi, Dasuki, membenarkan adanya teror orderan fiktif ini hingga korban nyaris depresi. Bahkan warga yang membantu korban malah menjadi incaran teror pelaku selanjutnya.

"Saya pernah juga nama istri saya masuk dalam biro jodoh. Nomor saya yang dipakai," kata dia.

Dari keterangan korban, aksi pelaku diduga karena dendam dengan korban. Menurut dia, ada kemungkinan orang yang melakukan teror ini teman Titik sewaktu bekerja di pabrik roti Semarang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal