Nyaris Makan Bahu Jalan, Pasar Tumpah di Grobogan Juga Abaikan Protokol Kesehatan

Rustaman Nusantara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 10:00 WIB
Nyaris Makan Bahu Jalan, Pasar Tumpah di Grobogan Juga Abaikan Protokol Kesehatan
Pasar tumpah Gembel di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Pasar tumpah Gempel di jalur utama Grobogan-Blora, Jawa Tengah menuju Jawa Timur semakin ramai jelang Lebaran. Arus lalu lintas yang semakin padat membahayakan pedagang dan pembeli yang tengah bertransaksi.

Dari pantauan iNews, kondisi pasar tumpah Gembel di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan dipadati warga untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Bahayanya, tidak ada batas antara lapak pedagang yang berada di bahu jalan raya.

Padahal, volume kendaraan besar dari arah Jawa Timur maupun Semarang, juga terlihat ramai melintas. Para pedagang mengaku ada rasa takut jika ada kendaraan yang melaju kencang dan melintas di samping. Namun, dia tetap membuka dagangan di pinggir jalan ini karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Pedagang tempe Khomsatun dan Sulasih mengaku sudah terbiasa meski selalu waswas jika ada kendaraan melaju kencang. Dia sudah berdagang di pasar tumpah ini kurang lebih 20 tahun, sehingga menjadi terbiasa.

"Kalau pun takut tapi inikan sudah biasa sudah 20 tahun mah ada," ucap Khomsatun.

"Ya takut tapi penghasilannya dari sini mau gimana lagi," ujar Sulasih.

Jelang H-3 Lebaran, belum ada petugas yang memasang rambu-rambu pengaman untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan di sekitaran pasar tumpah. Selain bahaya kecelakaan, sejumlah pedagang dan pembeli juga tidak menerapkan protokol kesehatan. Hampir seluruh pembeli terlihat saling senggol dan bersentuhan satu dengan lainnya.


Editor : Nani Suherni