Pantau Vaksinasi di Pelabuhan Semarang, Jokowi: Kita Targetkan Seminggu 4.000 Orang
SEMARANG, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021). Vaksinasi dalam satu pekan ini ditargetkan 4.000 orang yang divaksin.
Jokowi terlihat tampil energik dengan kemeja warna putih yang dibungkus jaket warna merah. Dengan wajah tertutup masker hitam, Jokowi berdialog dengan warga yang mengantre untuk menjalani vaksinasi.
”Kita tahu bersama bahwa aktivitas dan interaksi antar orang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Provinsi Jawa Tengah ini sangat-sangat tinggi,” kata Jokowi saat memberikan sambutan didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
“Mulai dari aktivitas bongkar muat, kemudian pergerakan kapal, pergerakan penumpang, aktivitas petugas-petugas yang ada di pelabuhan, semuanya sangat tinggi,” katanya.
Dia mengatakan, pada hari ini terdapat 1.000 orang yang akan menjalani vaksinasi. “Oleh sebab itu pada siang hari ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 1.000 orang yang kita targetkan nanti satu minggu ini 4.000 (orang),” lugasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertolak ke Purbalingga. Kedatangan Jokowi untuk melihat progres pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman yang baru saja beroperasi pada awal Juni lalu.
Tiba di bandara menggunakan pesawat Garuda Indonesia jenis ATR-72, Jokowi langsung disambut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menhub Budi Karya Sumadi, Bupati Purbalingga dan jajaran pejabat penting lainnya.
Setelah turun dari pesawat, Jokowi tampak berbincang singkat dengan Ganjar dan Budi Karya sambil masuk ke terminal untuk melakukan pengecekan.
Saat pengecekan terminal itu, Ganjar tampak mendampingi sambil memberikan informasi terkait bandara. Kepada Jokowi, Ganjar mengatakan tak hanya Purbalingga yang diuntungkan dengan adanya bandara itu, namun daerah lain seperti Banyumas, Pemalang, Banjarnegara, Cilacap, Wonosobo dan Kebumen juga akan merasakan dampaknya.
Editor: Ahmad Antoni