Pasar di Pekalongan Ramai, Pembeli: Covid-19 Memang Bahaya, namun Kami Harus Makan

Suryono Sukarno ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 11:25 WIB
Pasar di Pekalongan Ramai, Pembeli: Covid-19 Memang Bahaya, namun Kami Harus Makan
Pasar Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), ramai dikunjungi pembeli. (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Menjelang Lebaran, Pasar Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), ramai dikunjungi pembeli. Adanya pandemi Covid-19, tak mempengaruhi aktivitas pedagang berjualan dan warga untuk ke pasar mencari kebutuhan menjelang Lebaran.

Pasar Wiradesa Pekalongan masih seperti biasa bahkan cenderung semakin meningkat jumlah pedagang dan pembelinya. Selain di dalam pasar, pedagang menggunakan sebagian jalan pantura untuk berjualan.

Sayangnya, masih banyak warga ke pasar dan pedagang tidak mengenakan masker. Mereka juga tidak melakukan physical distancing, tetap berjualan berdekatan dan ramai.

Di lokasi pasar banyak kendaraan parkir sembarangan sehingga menambah kemacetan lalu lintas. Hal ini masih ditambah banyaknya warga menyeberang jalan pantura untuk berbelanja, sehingga menambah keruwetan lokasi ini.

Sejumlah pedangang mengaku setiap menjelang Lebaran menggunakan pinggir jalan pantura di depan pasar ini untuk berjualan.

"Saya terpaksa berjualan di bahu jalan pantura karena tidak mempunyai kios di dalam. Saya tahu ini bahaya , namun bagaimana lagi, saya harus cari penghasilan untuk keluarga," kata Isnawati penjual tahu, Selasa (19/5/2020).

Adanya pandemi Covid-19 tidak mempengarui ramainya Pasar Wiradesa. Ribuan warga menyerbu tempat pasar tradisional terbesar di jalan pantura Pekalongan tersebut.

"Kami harus belanja untuk kebutuhan Lebaran dan kebutuhan sehari- hari. Pandemi Covid-19 memang bahaya namun kami harus makan dan memenuhi kebutuhan seperti baju Lebaran juga kebutuhan sehari-hari,” ucap Solihah, pembeli warga Mayangan.


Editor : Nani Suherni