Pasien WNI yang Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo Positif Virus Korona

Sindonews, Riezky Maulana ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 15:40 WIB
Pasien WNI yang Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo Positif Virus Korona
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. (Foto: ANTARA)

SOLO, iNews.id - Pasien yang meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan positif terjangkit virus korona. Hasil uji laboratoirum dari Kementerian Kesehatan baru diumumkan pada Jumat (13/3/2020).

“Iya (pasien itu positif kena korona),” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Pasien yang meninggal di RSUD dr Moewardi yakni pria berusia 59 tahun. Dia tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pemerintah masih belum memastikan pasien positif korona yang meninggal di Solo itu masuk cluster mana.

Pasien yang meninggal itu sebelumnya hanya disebut suspect (terduga) korona. Pemerintah Kota Solo pun melakukan tracking setelah salah satu warganya itu meninggal dunia saat dirawat di ruang isolasi di RSUD dr Moewardi Solo dengan status pasien dalam pengawasan korona. Tracking dilakukan di dua tempat di Solo sebagai antisipasi.

“Tracking dilakukan di Semanggi dan Kadipiro, kalau jenazahnya dibawa ke Magetan. Keluarganya dari Magetan semua,” kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Jumat (13/3/2020).

Rudy mengaku mendapatkan informasi terkait warganya yang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan, Kamis (12/3/2020) kemarin. Dia pun langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk melakukan tracking sebagai bentuk antisipasi.


Editor : Nani Suherni