Pedagang Pasar di Kudus Belum Jual Minyak Goreng Sesuai HET, Ini Alasannya
"Terkadang mendapatkan lima karton minyak goreng atau 60 liter, namun dalam sehari bisa habis karena selama ini pelanggannya pemilik warung makan yang setiap hari membutuhkan minyak goreng dalam jumlah banyak," ujarnya.
Untuk itu, dia berharap pasokan minyak goreng diperbanyak agar harga jualnya juga bisa sesuai HET dan tidak perlu lagi ada aksi borong dari masyarakat karena stok tersedia aman.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Selasih. Dia mengakui stok minyak goreng masih tersedia cukup. Namun pembeliannya harus belanja produk lainnya karena kulakannya juga dipaket dengan produk lainnya.
Salah satunya, minyak goreng yang tersedia dipaket dengan produk minuman energi, serta ada yang dipaket dengan minyak fisioterapi.
Ia berharap pemerintah memperbanyak stok minyak goreng dengan HET, sehingga tidak ada kekhawatiran masyarakat maupun pedagang di pasar tradisional ketika stok minyak goreng memang tersedia cukup.
Editor: Ary Wahyu Wibowo