get app
inews
Aa Text
Read Next : 26 Korban Longsor Banjarnegara Belum Ditemukan, 7 Alat Berat dan Anjing Pelacak Dikerahkan

Pencarian 26 Korban Longsor Banjarnegara, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca 

Rabu, 19 November 2025 - 15:08:00 WIB
Pencarian 26 Korban Longsor Banjarnegara, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca 
Pencarian 26 korban longsor Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tertunda adanya potensi longsor susulan. (Foto: iNews).

Kepala BNPB meminta Kalaksa BPBD Kabupaten Banjarnegara untuk selalu memutakhirkan data pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

"Pemenuhan kebutuhan dasar ini bukan hanya urusan permakanan. Jangan lupa, kita juga harus menyiapkan sandang, toilet, kamar mandi, hingga urusan persampahan. Hal-hal ini perlu diperhatikan," kata Suharyanto. 

Korban longsor di Banjarnegara menceritakan detik-detik kampung tertimbun dalam sekejap. (Foto: iNews Semarang)
Korban longsor di Banjarnegara menceritakan detik-detik kampung tertimbun dalam sekejap. (Foto: iNews Semarang)

Gerakan Tanah Desa Pandanarum

Melansir rilis Badan Geologi, peristiwa pergerakan tanah di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara ini merupakan gerakan tanah menengah. Artinya, wilayah ini dapat mengalami kejadian gerakan tanah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing pemotongan jalan, dan pada lereng yang  mengalami gangguan. 

Gerakan tanah lama dapat aktif kembali dipicu oleh curah hujan tinggi dan/atau getaran. Pada umumnya kisaran kemiringan lereng lebih dari 9 derajat. 

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergerakan tanah di wilayah ini antara lain lereng curam dengan perbedaan tinggi, tanah pelapukan yang gembur, mudah runtuh, dan jenuh air, curah hujan tinggi dan berdurasi lama yang meningkatkan tekanan pori, serta adanya rembesan di bawah permukaan.

Berdasarkan kajian geologi tersebut, maka BNPB mengimbau masyarakat di sekitar wilayah terdampak bencana untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. BNPB mengingatkan kepada masyarakat bahwa lokasi terdampak bencana bukan sebuah destinasi wisata, oleh karena itu bagi warga masyarakat yang tidak berkepentingan, dilarang memasuki daerah terdampak demi keselamatan bersama. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut