Polisi Datangkan Kiai Dampingi Tersangka Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Ada Apa?

Musyafa ยท Jumat, 26 Maret 2021 - 07:38:00 WIB
Polisi Datangkan Kiai Dampingi Tersangka Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Ada Apa?
Tersangka pembunuhan sekeluarga, Sumani, saat rekonstruksi kasus di TKP, beberapa waktu lalu. (iNews/Musyafa Musa)

REMBANG, iNews.id  – Polres Rembang mendatangkan kiai untuk memberikan suntikan spiritual kepada Sumani, tersangka pembunuhan seniman Ki Anom Subekti sekeluarga di Desa Turusgede, Kabupaten Rembang. Hal itu dilakukan secara rutin setiap Minggu.

Tersangka yang merupakan warga Dusun Pandak, Desa Pragu, Kecamatan Sulang tersebut hingga hari ini, Jumat (26/3/2021) masih mendekam di sel tahanan Mapolres Rembang.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito berharap dengan langkah itu dapat memperkuat mental tersangka dan menyadari atas kesalahannya. Termasuk jangan sampai nekat bunuh diri lagi akibat terbebani oleh ancaman hukuman berat yang akan diterima.

“Kalau bunuh diri lagi nggak, upaya kami hampir setiap Minggu ada tokoh agama atau pak kiai datang ke sini. Soal penyesalan jelas sudah ada penyesalan dari yang bersangkutan. Kondisi Sumani sehat, “ kata Kasat Reskrim.

Terkait berkas pemeriksaan, menurut Bambang, saat ini sudah dilimpahkan tahap I ke Kejaksaan Negeri Rembang. Beberapa hari ke depan ditargetkan berkas sudah lengkap atau P 21. “Beberapa hari ke depan sudah clear, “ katanya.

Ia mengatakan, karena sekarang ini masih pandemi Covid-19, keluarga tersangka tidak boleh datang berkunjung secara langsung. 

Namun tersangka yang ditahan difasilitasi layanan video call apabila ingin komunikasi dengan keluarga. “Ada aturan yang nggak boleh berkunjung secara langsung. Tapi lewat video call, “ ujarnya.

Disinggung kalimat “sing wis yo wis” yang menandakan ada masalah antara tersangka dengan korban sebelum pembunuhan terjadi, Kasat Reskrim belum menyampaikan perkembangan lebih rinci.

Sebelumnya, tersangka Sumani dijerat ancaman hukuman mati. Ia menjadi tersangka tunggal kasus perampokan dan pembunuhan seniman Ki Anom Subekti, istri, anak dan cucunya. Keempat korban ditemukan meninggal dunia di Padepokan Seni Ongko Joyo sekaligus rumah korban pada Kamis, 4 Februari 2021 lalu.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: