Polisi Tahan Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Talangan Bank Rp400 Juta, Ini Modusnya

Antara ยท Rabu, 13 Juli 2022 - 16:10:00 WIB
Polisi Tahan Pelaku Penipuan dan Penggelapan Dana Talangan Bank Rp400 Juta, Ini Modusnya
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, (tengah) didampingi Wakapolresta AKBP Gatot Yulianto (kanan) dan Kasat Rrekrim Kompol Djohan Andika (kiri) saat menujukkan barang bukti kasus penipuan dana talangan bank. Selasa (12/7/2022). (Antara)

SOLO, iNews.id - Satuan Reskrim Polresta Solo memproses seorang pelaku kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dana talangan bank di Mojosongo Kota Solo dengan kerugian mencapai Rp400 juta. Polisi telah menahan pelaku.

"Kami menahan seorang pelaku kasus penipuan dan penggelapan dana talangan bank, berinisial TS (36), warga Gilingan Banjarsari Solo, sudah ditetapkan tersangka dan proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak,  Rabu (13/7/2022).

Dia mengatakan, kasus penipuan dan penggelapan uang yang kemudian dibuat narasi oleh tersangka TS sebagai dana talangan di Bank Panin. Namun, hal ini fiktif hanya untuk mengelabui para korbannya.

Polisi merujuk dari laporan korban berinisial NO (25), warga Mojosongo Jebres Solo, pada tanggal 14 Juni 2022, terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan oleh tersangka, disebut dana talangan di Bank Panin dan hal itu, fiktif sengaja dikemas untuk mengelabui para korbannya, kemudian dilakukan penyelidikan.

Kapolresta mengatakan waktu kejadian di Jalan Malabar Timur No 3 Mojosongo Jebres Solo, pada tanggal 5 Mei 2022, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban NO mengalami kerugian mencapai Rp200 juta dan tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya.

Sehingga, pihaknya meminta masyarakat yang merasa menjadi korban aksi yang dilakukan oleh tersangka TS segera melaporkan ke Polresta Surakarta.

Kapolresta menjelaskan dari hasil penyidikan tersangka TS juga dilaporkan di Polres lainnya yakni Sukoharjo dan Karanganyar. Untuk total kerugian sendiri yang dilaporkan di Polresta Surakarta, mencapai Rp400 juta dari dua korban yang melapor.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: