Polres Wonosobo Ciduk Sindikat Pemerasan yang Libatkan Anak di Bawah Umur

Didik Dono Hartono ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 10:00 WIB
Polres Wonosobo Ciduk Sindikat Pemerasan yang Libatkan Anak di Bawah Umur
Sindikat pemerasan yang libatkan anak di bawah umur (Foto: iNews/Dono Hartono)

WONOSOBO, iNews.id - Sindikat pelaku pemerasan dengan umpan anak-anak perempuan di bawah umur dibekuk polisi. Diketahui, mereka menyasar korban dengan berkenalan di media sosial Facebook.

Keenam pelaku yang diamanakn yakni, Muamar (26), Safi'i (25) dan Cipto (27) warga Dusun Silandak, Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Sementara tiga pelaku lainnya masih di bawah umur, yakni AM (15), SA (14) dan SM (15).

Wakapolres Wonosobo Kompol Ari Sigit Wibowo menjelaskan, sindikat pemeras ini menyasar korbannya melalui media sosial Facebook. Dua pelaku perempuan dijadikan umpan untuk berkenalan, selanjutnya bertemu di Bukit Sembrani dengan korban.

"Mereka itu sudah membuat janji dengan korban lewat Facebook. Jadi keempat pelaku lain itu kemudian muncul saat korban dan pelaku bertemu," kata Ari Sigit, Rabu (1/7/2020).

Setelah sampai lokasi, pelaku menuduh korban telah melarikan gadis. Mereka mengancam akan melaporkan korban ke polisi jika tidak membayar sejumlah uang. Namun karena tidak membawa uang, dua handphone milik korban disita sebagai jaminan.

"Saat itu korban melalui keluarga melaporkan ke reskrim Wonosobo," ucapnya.

Salah satu pelaku, Muammar mengaku dua gadis itu dijadikan umpan untuk memeras. Rencananya, dua telepon genggam jaminan akan ditukar uang oleh korban dengan Rp1 juta. Kemudian, hasilnya akan dibagi-bagi

"Idenya dari anak-anak. Kemudian saya yang rencanakan," katanya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini dan meminta warga melapor jika menjadi korban sindikat pemerasan. Keenam pelaku akan dijerat pasal 368 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.


Editor : Nani Suherni