get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Penembakan 5 Petani di Bengkulu, Berawal Bentrokan dengan Karyawan Perusahaan

PT Pertani Targetkan Serap 300.000 Ton Gabah Petani

Selasa, 06 April 2021 - 09:43:00 WIB
PT Pertani Targetkan Serap 300.000 Ton Gabah Petani
Gabah yang diserap PT Pertani di gudang yang berlokasi di Desa Plantaran, Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id - Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bersama PT Pertani bersinergi dalam rangka menstabilkan harga gabah di tingkat petani. Melalui program serap gabah petani, PT Pertani akan menyerap gabah dari petani hingga 300.000 ton dengan harga Rp4.300 per kilogram. 

“Kegiatan serap gabah merupakan suatu bentuk kepedulian pemerintah terhadap stabilisasi harga gabah di tingkat petani,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendiradi saat melihat penyerapan gabah petani di gudang PT Pertani, Desa Plantaran, Kaliwungu, Kabupaten Kendal

PT Pertani sebagai holding BUMN pangan dan juga bergerak di bidang perberasan, memiliki potensi sarana dan prasarana yang mampu melakukan penyerapan gabah dari petani, khususnya di Kendal dan sekitarnya.

PT Pertani memiliki sarana  dryer dan rice milling unit  yang tersebar secara nasional dengan kapasitas  rata-rata 30 ton per hari. Selain itu, peluang pasar beras yang masih terbuka lebar, khususnya antar pulau ke wilayah timur Indonesia. Dirinya yakin PT Pertani bisa menyerap gabah petani hingga 300.000 ton.

Direktur PT Pertani Maryono menjelaskan, gabah petani akan diambil dengan harga yang komersial.  Pihaknya ingin agar harga gabah tidak anjlok saat panen raya. Sebab hasil panen petani yang sudah diserap oleh PT Pertani, kenyataannya berkualitas.

PT Pertani  tidak langsung membeli dari petani, namun memastikan pedagang yang membeli gabah dari petani dengan harga Rp4.300 per kilogram. Sebagai BUMN, pihaknya ingin petani juga sejahtera dengan harga jual yang tinggi.

“Sudah dua kali pembelian gabah petani di Banyuwangi dan Karawang dengan harga di atas rata-rata. Untuk di Jawa Tengah sudah terserap 3.000 ton dan angkanya akan terus naik mengejar target 300.000 ton,” ucapnya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut