Rob Pantura, Ganjar Pranowo: Kita Butuh Kerja Sama Selamatkan Orang

Kristadi ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 08:21 WIB
Rob Pantura, Ganjar Pranowo: Kita Butuh Kerja Sama Selamatkan Orang
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di jalan Pantura, Demak (Foto: Dok humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Rob melanda sejumlah daerah di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Ratusan rumah tergenang limpahan air laut, mulai dari wilayah Brebes, Tegal, Pekalongan hingga Demak.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua bupati/wali kota dan semua pihak bersama dalam penanganan awal. Penyelamatan warga dan tindakan darurat menjadi fokus utama.

"Kita butuh kerja sama untuk menyelamatkan orangnya, sambil melakukan tindakan-tindakan darurat," kata Ganjar ditemui di kantornya, Kamis (4/6/2020).

Ganjar mengatakan, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini masuk musim pancaroba sehingga gelombang laut cukup tinggi. Cuaca buruk ini menjadi penyebab tingginya rob di sejumlah wilayah tersebut.

"Gelombangnya sekarang tinggi, sehingga air laut masuk ke darat. Ini karena masuk musim pancaroba," katanya.

Sejumlah tindakan darurat terus dikebut, meski sebenarnya rencana penanggulangan sistematis rob kawasan pesisir Pantura Jateng sudah dilaksanakan. Salah satunya di daerah Pekalongan dibuat tanggul raksasa. Rencananya selesai dalam satu tahun anggaran.

"Misalnya di daerah Pekalongan itu, kan dibuat tanggul raksasa yang dulu rencananya selesai dalam satu tahun anggaran.

"Kalau tidak salah anggarannya Rp90 miliar. Tapi karena Covid-19, kementerian melakukan refocusing anggaran dan saat ini proyek itu dilaksanakan dengan mekanisme multiyears," ujarnya.

Terkait hal itu, sudah dilakukan rapat tentang rencana kelanjutan proyek itu. Dinas terkait diminta segera bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sunga (BBWS) untuk tindak lanjut proyek itu.

"Karena BBWS yang punya proyek itu, kami hanya suporting saja. Saya harap proyek segera dilanjutkan kembali," katanya.

Untuk itu, tindakan darurat yang bisa dilakukan saat ini menyelamatkan masyarakat yang terdampak. Akibat bencana itu, sejumlah masyarakat yang mengungsi.

"Saya juga meminta agar penerapan protokol kesehatan melekat dalam penanganan para pengungsi. Semua yang mengungsi harus diatur, saya sudah sampaikan khususnya pada Kepala BPBD wilayah-wilayah itu," katanya.


Editor : Nani Suherni