Sebagai Bentuk Kritik, Para Pelajar ini Berswafoto di Lokasi Banjir

Sukmawijaya ยท Senin, 13 Januari 2020 - 12:39 WIB
Sebagai Bentuk Kritik, Para Pelajar ini Berswafoto di Lokasi Banjir
Anisah bersama enam teman sekolahnya asik berswafoto di lokasi banjir Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jateng. (Foto: iNews.id/Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id - Sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah, beberapa pelajar berswafoto di lokasi banjir Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Mereka berharap pemerintah cepat menangani banjir yang terjadi.

Anisah dengan enam temannya mengaku, aksinya ini untuk mengkritik pemerintah. Menurut Anisah, pemerintah lamban menangani banjir akibat tanggul Sungai Tuntang yang jebol.

BACA JUGA: Wujud Toleransi, Suster dan Banser Ikut Bersih-Bersih Klenteng di Pati

"Kami mau survei banjir, karena ingin memberikan dana untuk masyarakat. Kami harap banjir ini bisa surut agar anak-anak bisa sekolah lagi," tuturnya, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA: Musim Penghujan, Pengunjung Objek Wisata Alam di Jateng Diminta Waspada

Sementara itu, warga Desa Trimulyo, Ahmad Zainudin menerangkan, pembangunan tanggul darurat bisa menghentikan limpahan air Sungai Tuntang ke permukiman, tetapi debit air masih menggenangi sebagian wilayah Desa Trimulyo dan desa sekitar di Kecamatan Guntur. Untuk mengurangi genangan, warga menjebol saluran air di desa agar air mengalir ke irigasi.

"Ini dijebol untuk mengurangi debit air yang tinggi di permukiman. Ini ada sekolah-sekolah terendam juga," tuturnya.


Editor : Nani Suherni