Musim Penghujan, Pengunjung Objek Wisata Alam di Jateng Diminta Waspada

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Senin, 13 Januari 2020 - 11:48 WIB
Musim Penghujan, Pengunjung Objek Wisata Alam di Jateng Diminta Waspada
Ilutrasi wisata alam

SEMARANG , iNews.id - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah mengimbau warga khususnya wisatawan untuk waspada dan hati-hati saat berkunjung ke objek wisata alam. Mengingat saat ini intensitas hujan masih tinggi.

"Kami telah berkomunikasi dengan BPBD Jateng dan Dinas ESDM terkait dengan daerah wisata yang rawan bencana, karena peta-peta itu lebih didominasi wisata alam. Sehingga paling tidak kami sudah memberikan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota, terutama para pengelola objek/bisnis pariwisata untuk memberikan papan informasi yang lebih mudah dibaca," kata Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N Rachmadi, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA: Unik, Peringatan Imlek di Kudus Diwarnai Teatrikal Naga Makan Koruptor

Dia menambahkan, perlu manajemen risiko terkait dengan keselamatan dan keamanan wisatawan. Salah satunya yakni memberikan asuransi.

"Dan yang tak kalah penting adalah imbauan kami mendorong supaya ada inisiasi dari pengelola untuk memberikan asuransi, termasuk dari tiket karcisnya, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan terutama wisata alam," ujarnya.

Sinoeng menegaskan, pihaknya sedang mendorong pelatihan bagi para pendamping wisata alam supaya memiliki sertifikat.

BACA JUGA: Tabuhan Rebana Santri Iringi Misa Natal di Gereja Mater Dei Semarang

"Mereka sudah berpengalaman, memiliki jam terbang yang banyak, tapi saya hanya ingin apa sudah miliki kemampuan dan kapasitas tersertifikasi dan ini sudah kami laksanakan. Kami rancang tahun 2020 ini, agar para pemandu wisatawan living guard itu sudah tersertifikasi, paling tidak memberikan SOP," tuturnya.

Menurutnya, objek wisata alam seperti sungai, danau, air terjun dan lainnya setidaknya menyediakaninformasi terkait cuaca hari ini. Warning tersebut bukan hanya di daerah wisatawan tapi juga di daerah hulu yang memiliki koneksitas aliran air.


Editor : Nani Suherni