get app
inews
Aa Text
Read Next : 7 Hari Kematian Dwinanda Linchia Levi, Dosen Untag Semarang Gelar Tahlil dan Doa

Soal Keberatan Jumatan Prabowo, Ini Penjelasan Takmir Masjid Kauman

Kamis, 14 Februari 2019 - 20:02:00 WIB
Soal Keberatan Jumatan Prabowo, Ini Penjelasan Takmir Masjid Kauman
Mantan Cagub Jateng Sudirman Said saat melaksanakan slat Jumat di Masjid Kauman Semarang sebelum perhelatan Pilhgub Jateng 2018 lalu. (Foto: SINDOnews)

SEMARANG, iNews.id – Agenda capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama massa melaksanakan salat Jumat di Masjid Kauman atau Masjid Agung Semarang (MAS) Jawa Tengah ditentang takmir masjid.

Mereka keberatan dengan alasan jika kegiatan itu sudah melanggar ketentuan karena memolitisasi ibadah. Pihak masjid juga menegaskan tidak melarang siapa pun untuk melaksanakan salat Jumat, termasuk rencana capres 02 Prabowo Subianto di Masjid Kauman.

Ketua Takmir Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail mengaku keberatan atas rencana tersebut karena beredarnya pamflet berupa ajakan untuk salat Jumat bersama Prabowo.

"Kami kaget saat ada pamflet bertuliskan hadirilah salat Jumat bersama Prabowo. Saya juga dikabari pagi ini (14/2/2019) di kawasan sekitar masjid dipasangi pamflet. Ini yang membuat kami keberatan masjid dijadikan tempat kampanye," kata Hanief kepada awak media, Kamis (14/2/2019) siang.

Dalam wawancara langsung dengan iNews TV, petang tadi, Kiai Hanief berpandangan bahwa keberadaan pamflet yang tersebar itu merupakan upaya politisasi dari pihak capres nomor urut 2. "Kami bukan melarang. Kami hanya menyampaikan keberatan kami kalau kedatangan Prabowo di masjid dipolitisasi seperti ini. Jangankan Pak Prabowo, siapa pun silakan mau salat di sini (masjid Kauman)," katanya.

Dia mengungkapkan, pada gelaran Pilgub Jateng 2018, pihaknya menerima Ganjar salat di masjid, begitu juga dengan Sudirman Said juga diterima. “Tapi, mereka kan tidak mengajak massa seperti itu," ucapnya.

Takmir Masjid Kauman saat ini sudah melaporkan masalah itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang untuk ditindaklanjuti lebih dalam terkait rencana Prabowo itu. "Ini sudah menjadi urusan Bawaslu," tandasnya dikutip SINDOnews.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut