Sopir Truk Asal Subang Ditemukan Tergeletak Terikat Tali di Jalan Pemalang

Suryono Sukarno ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 14:43 WIB
Sopir Truk Asal Subang Ditemukan Tergeletak Terikat Tali di Jalan Pemalang
Polisi mendatangi lokasi penemuan sopir truk diikat tali di Jalan Raya Kwasen, Bodeh, Pemalang, Jawa Tengah (Foto: Istimewa)

PEMALANG, iNews.id - Seorang sopir Truk bernama Karim (51) ditemukan warga dalam keadaan terikat tali plastik dan tergeletak di tepi Jalan Raya Kwasen, Bodeh, Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2020) pagi. Melihat kejadian tersebut, warga Desa Kwasen memberikan pertolongan pada korban dan membawanya ke Polres Pemalang.

Dalam pengakuannya, Karim merupakan warga Subang, Jawa Barat yang berkerja sebagai sopir di sebuah perusahaan ekspedisi untuk mendistribusikan pakan ternak ayam.

“Saya sudah 10 tahun berkerja sebagai sopir , saya seorang diri mengendarai truk untuk mendistribusikan pakan ternak dari Cirebon ke daerah subang,” kata Karim.

“Dalam perjalanan tersebut, saya berhenti di tepi jalan daerah Kerangkeng, Indramayu untuk buang air kecil dan mesin truk dalam kondisi masih menyala,” katanya.

Saat buang air kecil, sebuah mobil minibus warna hitam berhenti di belakang truk, lalu dua orang turun dari mobil dan menghampiri Karim. Sempat melakukan perlawanan, kaki Karim ditendang dan disuruh masuk ke mobil.

“Pelaku berjumlah tiga orang, satu lagi berperan sebagai supir, pelaku berperawakan gempal, mengenakan pakaian lengan panjang dan memakai masker,” ucapnya.

Di dalam mobil, Karim mengatakan, dirinya diikat tali plastik dan mulutnya dilakban, selanjutnya diturunkan di daerah Bodeh, Pemalang. Rabu (29/7/2020) siang, mobil truk yang dikendarai Karim untuk mengangkut pakan ternak ditemukan di Rest Area Km 275 Tegal dalam keadaan terkunci dan muatannya kosong.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, Polres Pemalang telah berkoordinasi dengan Polres Indramayu.

“Korban beserta barang bukti akan kami serah terimakan pada Polres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.


Editor : Nani Suherni