Tagar #tawangmangu Trending Topic Twitter selama 2 Hari, Ini yang Dibahas Netizen

Nani Suherni ยท Senin, 08 Juni 2020 - 13:40:00 WIB
Tagar #tawangmangu Trending Topic Twitter selama 2 Hari, Ini yang Dibahas Netizen
Tangkapan layar #tawangmangu trending topic Twitter

KARANGANYAR, iNews.id - Tanda pagar (tagar) #tawangmangu menjadi trending topic Twitter selama dua hari ini. Tidak ada peristiwa aneh di kota kecil di kaki Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar tersebut. Netizen hanya membahas kenangan mereka selama di Tawangmangu.

Dari penelurusan iNews, sudah ada sekitar 4,426 Tweets dengan hastag #tawangmangu. Netizen pun banyak yang mengunggah foto mereka saat berada di lokasi tersebut. Tak sedikit dari mereka yang mengaku kangen dengan objek wisata di Tawangmangu.

"Jadi kangen ke lagi #tawangmangu," tulis akun @retnoo_rahayu.

Bahkan ada salah satu netizen dengan akun @Fery_styn16 membagikan video perjalanan dengan latar belakang Gunung Lawu yang berkabut. Dia pun mengaku pemandangan di area tersebut bisa menyejukkan pikiran.

"Inilah caraku untuk menyejukkan pikiran tidak harus nyebur ke sungai.wkwk
#tawangmangu," ujar @Fery_styn16.

Pekan lalu tepatnya Minggu (31/6/2020) siang, kawasan Tawangmangu dipadati pengguna jalan. Kondisi ramai dan macet ini pun viral di media sosial.

Petugas gabungan dan relawan menggelar aksi razia masker kepada pengguna jalan yang menuju kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Meskipun seluruh tempat wisata masih tutup, kawasan di lereng Gunung Lawu ini sempat macet hingga viral di media sosial.

Pantauan iNews, razia masker digelar di sejumlah titik di wilayah Tawangmangu. Salah satunya di pintu masuk Sumokado. Razia menyasar pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun empat yang tidak menggunakan masker.

"Kami mengadang pengguna jalan yang tidak pakai masker. Ini antisipasi agar mereka tetap menggunakan masker saat di atas," ucap Camat Tawangmangu, Rusdianto, Senin (1/6/2020).

warganet lebih banyak membicarakan tentang keindahan alam di Tawangmangu. Jalannya yang berkelok, pemandangannya yang indah, hutan yang berkabut hingga murahnya kuliner di kota paling ujung Jawa Tengah yang berbatas dengan Jawa Timur tersebut.

Editor : Nani Suherni