Tak Ingin Anak Gadisnya Didekati, Emak-emak Aniaya Pemuda di Salatiga

Lurisa Lulu ยท Senin, 13 Januari 2020 - 09:33 WIB
Tak Ingin Anak Gadisnya Didekati, Emak-emak Aniaya Pemuda di Salatiga
Tukiah, pelaku penganiayaan pemuda di Salatiga, Senin (13/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)

SALATIGA, iNews.id - Ibu paruh baya, Tukiah, bersama dua rekannya tega menganiaya korban Nur Wahid hingga babak belur di tempat hiburan malam di Salatiga, Jawa Tengah (Jateng). Tukiah mengaku hanya ingin memperingatkan korban agar tidak lagi mendekati anaknya.

"Ada penganiayaan oleh saudara S, A dan T," kata Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro di Salatiga, Senin (13/1/2020).

Gatot mengatakan masalah tersebut merupakan masalah pribadi antara Tukiah dan Nur Wahid. Awalnya, Tukiah hanya memberi peringatan lisan tapi terjadi penganiayaan karena tidak merasa didengarkan.

"Karena bersangkutan emosi, bersama dua rekannya melakukan penganiayaan," ucap Hendra.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro, Senin (13/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro, Senin (13/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)

Sementara itu, Tukiah mengaku kesal dengan Nur Wahid yang terus menerus mendekati anaknya. Dia menyebut Nur Wahid sebagai sosok yang kasar.

"Sudah saya peringatkan berkali-kali tapi dia tidak mau mendengar saya. Karena orangnya kasar, sama perempuan nggak ada rasa kasih sayang," ucap Tukiah.

BACA JUGA:

Tanggul Sementara Dibangun, Banjir di Desa Trimulyo Demak Mulai Surut

Melihat dari Dekat Rumah Mewah Wahyu Setiawan yang Kena OTT KPK

Tukiah mengatakan anak gadisnya pernah dianiaya oleh korban. Dia juga pernah melaporkan penganiyaan itu ke polisi.

"Dulu pernah ku laporkan juga," ucapnya.

Tukiah merasa tidak ikut menganiaya Nur Wahid. Dia mengatakan hanya menakut-nakuti saja.

"Saya tutuk pakai helm sekali, pelan kok," katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Tukiah dan dua rekannya ditahan di Polres Salatiga. Ketiganya terancam Pasa 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq