Tanah Orang Tua Tergusur Tol Semarang-Demak, Guru Besar Ini Protes Nilai Ganti Rugi

Hasan Kurniawan ยท Selasa, 20 April 2021 - 10:05:00 WIB
Tanah Orang Tua Tergusur Tol Semarang-Demak, Guru Besar Ini Protes Nilai Ganti Rugi
Pembangunan jalan Tol Semarang-Demak (Istimewa)

TANGERANG, iNews.id  - Proyek pembangunan Tol Semarang-Demak masih menyisakan masalah. Salah satunya terkait ganti rugi tanah warga yang terdampak tol Semarang-Demak.

Protes pun datang dari Guru Besar pada Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP) Universitas Terbuka (UT) Prof Dr Hanif Nurcholis. Dia melayangkan keberatan atas nilai ganti rugi tanah tol Semarang-Demak.

Dalam surat keberataan tersebut, Hanif mengaku mewakili ibunya Hj Rochmah dan 47 pemilik tanah lainnya yang tanahnya diduga dibebaskan secara sepihak dan dinilai tidak adil oleh pelaksana pengadaan tanah tol Semarang-Demak.

"Tolong kasus ibu saya dan 47 petani yang dizolimi pelaksana pembebasan tanah untuk jalan Tol Semarang-Demak dibantu viralkan," katanya, melalui pesan WhatsApp (WA), Senin (19/4/2021).

Sedikitnya, ada tiga keberatan yang diajukan Hanif terkait pembebasan tanah pembangunan Tol Semarang-Demak. Pertama, harga yang ditetapkan penilai atau apprasial terlalu rendah dibandingkan dengan harga faktual di desa yang terkena proyek.

"Kami para pemilik tanah sah terdampak tol sangat dirugikan dan diperlakukan tidak adil oleh pelaksana pengadaan tanah," katanya pada poin pertama.

Kedua, dia menilai bahwa pihak PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Misi Mulia Matrikal sebagai pemenang lelang diduga telah memperalat panitia pengadaan tanah untuk menekan pemilik tanah dengan harga paling murah.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2