Terdampak Korona, Perusahaan Kayu di Batang Terancam Tutup

Suryono Sukarno ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 21:38:00 WIB
Terdampak Korona, Perusahaan Kayu di Batang Terancam Tutup
Bupati Batang Wihaji saat meninjau perusahaan kayu di Batang (Foto: Istimewa)

BATANG, iNews.id - Bupati Batang Wihaji mengaku mendapatkan laporan beberapa perusahaan di Kabupaten Batang yang terkena dampak covid -19. Beberapa perusahaan tersebut mengajukan permohonan penghentian produksi sementara.

"Ada beberapa perusahaan yang sudah laporan ke saya, karena ada pembatasan bahkan dihentikan sementara impor bahan baku material, ekspor ke China, Terutama perusahaan pengolahan kayu furniture seperti, plywood dan lainya," Kata Wihaji saat ditemui di kantornya, Jumat (13/3/2020).

Dia berharap pembatasan dan pemberhentian sementara tidak berlangsung lama. Pengusaha mengeluhkan produksi yang terus berjalan sementara barang menumpuk sehingga mempengaruhi perputaran keuangan.

"Semoga saja wabah covid-19 segera bisa cepat mereda dan selesai, karena pengaruh sekali dengan perekonomian di Indonesia bahkan Kabupaten Batang," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batang Subiyanto mengatakan, jumlah perusahaan bergerak di pengolahan kayu yang produksinya di ekpor cukup banyak. Perusahan kayu ekspor yang ada di Batang sampai perbatasan Gringsing kira-kira berjumlah 10.

Saat ini, impor bahan baku dan ekspor produk furnitur terganggu karena virus korona. Namun dia berharap semua produk UMKM di Batang bisa berjalan normal.

"Sementara yang kami ketahui perusahan pengolahan kayu tidak bisa melakukan produksi karena pasokan bahan baku dari China, begitu juga dengan ekspor produknya," ucapnya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: