Tidak Ada Alih Fungsi Lahan, Brebes Punya 67.000 Hektare Lahan Pertanian

Antara ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 08:25 WIB
Tidak Ada Alih Fungsi Lahan, Brebes Punya 67.000 Hektare Lahan Pertanian
Lahan pertanian masih tersedia di Brebes. (Foto: Istimewa).

BREBES, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Brebes menerapkan aturan ketat untuk mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian. Semua area di daerah tersebut sudah memiliki peruntukannya masing-masing.

"Secara prinsip dari sisi tata ruang sesuai Perda No 13 Tahun 2019 tidak ada alih fungsi lahan, karena semua lahan yang ada sudah dipetakan," kata Kepala Baperdalitbang Brebes, Eko Kusmartono, Selasa (21/7/2020).

Menurut dia, masing-masing area memiliki fungsi, semisal kawasan perindustrian seluas 5.688 hekatare (ha) pada praktiknya tidak mengurangi fungsi lahan pertanian.

Dengan begitu, Kabupaten Brebes tetap akan menjadi penyangga pangan nasional dan daerah agraris. Sebab terdapat 67.000 ha untuk areal pertanian.

Dalam aturan ini, rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Brebes sudah diatur untuk periode tahun 2019 - 2039. Kebijakan ini pun, kata dia, dapat menimalisasi alih fungsi lahan pertanian.

"Jadi ketersediaan lahan dan produktivitas pertanian tidak akan mengalami perubahan. Sebab lahan untuk KPI sebagian besar lahan tambak yang kurang produktif dan lahan pertanian atau perkebunan tadah hujan," ujar dia.

Kemudian untuk mencegah alih fungsi lahan pertanian, Pemkab Brebes juga terus mengembangkan lahan-lahan baru dengan meningkatkan sarana dan prasarana pertanian, termasuk saluran irigasi.

Sebelumnya alih fungsi lahan menjadi masalah bagi pertanian di Indonesia. Pada 2019 ada sekitar 6.000-an ha lahan pertanian yang beralih fungsi di Kabupaten Brebes untuk kawasan industri.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal