Umumkan Tegal Lockdown, Ini Sosok Wali Kota Dedy Yon

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 04:30 WIB
Umumkan Tegal Lockdown, Ini Sosok Wali Kota Dedy Yon
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. (Foto: Pemkot Tegal).

TEGAL, iNews.id - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengumumkan karantina wilayah (lockdown) setelah seorang warga positif virus corona atau Covid-19. Lockdown bersifat lokal ini untuk menghindari penyebaran lebih luas virus mematikan tersebut.

“Kota Tegal akan full lockdown lokal. Seluruh perbatasan rencananya kita tutup tidak lagi dengan water barrier, tapi dengan MBC beton. Rencana kita tutup 30 maret sampai 30 Juli 2020. Ini demi keamanan kita bersama,” kata Dedy dalam konferensi pers di Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020).

Dedy menegaskan, seiring lockdown, jalur yang dibuka hanya jalan provinsi dan nasional. Adapun seluruh daerah di Kota Tegal akan diberi pembatas berupa MBC beton.

Menurut dia, kebijakan ini diambil setelah ada seorang pasien yang dirawat di RSUD Kardinah Tegal dinyatakan positif Covid-19.

Kebijakan lockdown ini pun menuai reaksi beragam masyarakat. Terlebih, Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa kewenangan lockdown berada di pemerintah pusat. Dengan kata lain pemerintah daerah dilarang untuk membuat kebijakan tersebut.

Dedy Yon menjabat wali kota Tegal periode 2019-2024. Dia dilantik sebagai orang nomor satu di Kota Bahari bersama dengan wakilnya, Jumadi, memenangkan pilkada pada 2018 lalu.

Kendati demikian, unggul suara tipis dari lawannya di pilkada tak lantas membuatnya naik takhta. Dedy Yon harus menunggu hasil sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi sebelum akhirnya dinyatakan sah sebagai pemenang.

Lahir di Brebes, 14 Agustus 1980, Dedy Yon bukan sosok asing bagi warga Tegal. Dia dikenal sebagai “Putra Mahkota Dedy Jaya Group”. Dedy memang tak lain putra dari Muhadi Setiabudi, pengusaha transportasi pemilik Dedy Jaya Group.

Aktivitas politiknya bermula ketika dia bergabung dengan Partai Demokrat. Pria yang sejak muda aktif di Ansor ini selanjutnya menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Brebes.

Lewat partai itu pula dia terpilih sebagai wakil rakyat. Dedy pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes 2009-2014. Dia juga pernah tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Dedy meyakini kebijakannya untuk melakukan lockdown Kota Tegal untuk menghindari penyebaran lebih luas virus corona. Dia mengaku siap menanggung risiko dengan keputusannya itu.

“Ini adalah pilihan yang sangat pahit. Saya pribadi juga dilematis. Kalau boleh memilih, saya lebih baik dibenci masyarakat,” katanya.


Editor : Zen Teguh