Usai Operasi, 2 Korban Luka Heli Jatuh di Kendal Dipindah ke ICU RSUP Kariadi

Kristadi, Antara ยท Minggu, 07 Juni 2020 - 18:00 WIB
Usai Operasi, 2 Korban Luka Heli Jatuh di Kendal Dipindah ke ICU RSUP Kariadi
Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr Kariadi Semarang (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Dua dari empat prajurit TNI AD yang luka bakar serius dalam peristiwa jatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal dipindah ke ruang ICU RUSP dr Kariadi Semarang. Sedangkan dua korban luka lain dipindah ke Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama (RST).

Direktur Pelayanan Medik dan Penunjang RSUP dokter Kariadi, Agoes Oerip Poerwoko mengatakan, dua korban itu mengalami luka bakar hingga 50 persen dan 22 persen. “Dari dua korban itu sudah ditangani tim medis dengan melakukan tindakan operasi,” katanya, Minggu (7/6/2020).

Agoes menambahkan, dua korban lain yakni Praka Rofiq dan Praka Supriyanto kondisinya semakin membaik. Kedua korban laka heli jatuh itu dialih rawat dari RSUP Kariadi ke RST Kodam IV/Diponegoro.

Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) Mayjen Teguh Pudjo Rumekso mengatakan, saat ini, masih dilakukan investigasi mengenai penyebab jatuhnya heli tersebut. Ia belum bisa memastikan penyebab maupun lamanya proses investigasi tersebut.

Menurut dia, heli MI-17 yang jatuh tersebut layak terbang. Heli tersebut digunakan latihan bukan oleh calon penerbang.

"Heli ini digunakan untuk pendidikan penerbang 1, persiapan untuk menjadi kapten pilot," katanya usai memimpin upacara pemakaman Lettu Wisnu Tia Aruni.

Diketahui, Helikopter Mi-17 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) pukul 13.40 WIB.

Sebanyak 4 prajurit TNI AD gugur dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan lima prajurit lainnya selamat namun mengalami luka-luka. Personel yang keluar dari helikopter dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal.

Setelah dilakukan pemadaman ditemukan korban tiga orang meninggal dunia terbakar di dalam helikopter, sedangkan satu orang lainnya meninggal di rumah sakit.


Editor : Kastolani Marzuki