Viral ODP Corona Berkeliaran di Plaza Solo, Polisi Periksa Penyebar Video

Septyantoro ยท Senin, 23 Maret 2020 - 20:15 WIB
Viral ODP Corona Berkeliaran di Plaza Solo, Polisi Periksa Penyebar Video
Petugas Dinas Kesehatan Solo menyemprotkan cairan disinfektan di gerai HP Plaza Singosaren Solo menyusul adanya ODP corona yang berkeliaran di lokasi itu, Senin (23/3/2020). (Foto: iNews/Septyantoro)

SOLO, iNews.id - Video viral orang dalam pengawasan (ODP) virus corona (Covid-19) jalan-jalan di kawasan Plaza Singosaren, Solo membuat resah warga. Polisi pun langsung turun tangan menangani kasus itu dengan memeriksa pembuat serta penyebar video tersebut.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, pembuat dan penyebar video viral tersebut masih diperiksa penyidik. “Kita sudah memeriksa orang yang merekam dan memviralkan. Diperiksa di polsek dan masih diselidiki,” katanya, Senin (23/3/2020).

Kapolres juga meminta ODP virus corona untuk tidak keluar rumah selama 14 hari atau mengisolasi diri. Dari hasil penelusuran petugas, kata dia, ODP tersebut warga Karanganyar.

“Setelah kita dapat laporan video viral tentang ODP, kita gerak cepat. Setelah diselidiki, ternyata warga Karanganyar. Kita koordinasi dengan Polres Karanganyar. Kita minta orang tersebut untuk tidak keluar dulu,” katanya.

Video viral itu bermula saat seorang pria berinisial BM membuat video dengan maksud untuk bercanda. Saat itu, BM membuat video soal VL/ mantan kakak iparnya usai menjalai pemeriksaan di RSUD dokter Moewardi, Solo.

VL kemudian dinyatakan berstatus ODP oleh dokter rumah sakit. Setelah periksa, VL mampir di konter HP Plaza Singosaren Solo dan bertemu BM. Kemudian video tersebut disebar di grup sesama pedagang handphon/ yang ada di kawasan tersebut.

Namun video berdurasi 21 detik tersebut justru membuat resah para pedagang dan viral di media sosial. Para pengunjung Plaza Matahari Singosaren Solo juga resah dengan video tersebut.

Setelah viral, BM dipanggil dan membuat video klarifikasi pada Sabtu 21 Maret 2020. Dari hasil pemeriksaan terhadap BM, mantan kakak iparnya yakni VL baru pulang dari Singapura.

Saat kembali ke Indonesia, VL merasa tidak enak badan dan mengalami radang tenggorokan hingga akhirnya memeriksakan kesehatannya ke RSUD dr Moewardi, Solo. VL kemudian dinyatakan sebagai ODP.


Editor : Kastolani Marzuki