Wali Kota Semarang Soroti Tingginya Tingkat Stres Anak Muda Saat Ini
Hal tersebut terutama disebabkan oleh tingginya tingkat stress anak muda, pola makan yang tidak teratur dan gaya hidup yang tidak sehat serta jarang berolah raga.
“Maka kegiatan kali ini adalah upaya kita untuk mensosialisasikan dan mengedukasi pada seluruh warga bangsa khususnya di Kota Semarang bagaimana caranya supaya sehat terutama tidak terkena penyakit jantung. Awalnya tekanan darah harus dijaga baik, pola hidup sehat, olah raga yang baik, hindari makanan berkolestrol dan tidak boleh stres,” lanjut Hendi.
“Saya ucapkan terima kasih pada para dokter. Dokter-dokter muda kita ini keren-keren bukan hanya spesialis jantung tapi subspesialis jantung (menyandang gelar dokter Spesialis Konsultan). Kita doakan semua yang di sini dan sekeluarga bangsa sehat. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bermanfaat untuk bangsa dan negara khususnya di Kota Semarang,” pungkas Hendi.
Sementara itu, acara Atrial Fibrillation Campaign and World Heart Day 2022 di halaman Balai Kota Semarang digelar kolaborasi dari PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), InaHRS (Indonesian Hearth Rhythm Society), Yayasan Jantung Indonesia Cabang Semarang, Pemkot Semarang, dan RSUP Dr Kariadi.
Rangkaian acara dikemas dalam bentuk talk show interaktif, senam Jantung Nusantara (yang memecahkan rekor MURI), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemeriksaan rekam jantung gratis.
Editor: Ahmad Antoni