SEMARANG, iNews.id - Sejumlah warga di Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengeluhkan gangguan kesehatan akibat radiasi ledakan SUTET. Tim verifikasi PLN turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi warga.
Warga Desa Malon, Sri Mawarini mengaku, mengalami gangguan pendengaran lantaran jaringan SUTET tersebut. Sementara, anaknya yang masih balita trauma untuk keluar rumah.
"Anak saya takut kalau keluar rumah, dia tidak mau ke sini, dan selalu minta gendong," kata Sri kepada wartawan di Desa Melon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jateng, Rabu (6/8/2019).
Selain Sri, gangguan kesehatan juga diderita Andika (20) yang mengalami kaku di bagian pundak hingga tangannya. Dia merasakan lumpuh setelah peristiwa ledakan SUTET tersebut.
Menurut Suneni, ibu korban, anaknya mengeluhkan penyakit itu setelah ada ledakan SUTET. Setelah diperiksa di klinik kesehatan, tangan kaku dan melepuhnya jari anaknya akibat radiasi.
"Waktu ada ledakan, anak saya kena sedikit di jarinya. Makanya melepuh," ujar dia
Tim verifikasi PLN turun ke Desa Malon, Kecamatan Gunungpati. Selain mengumpulkan data, tim juga menggali informasi dengan meminta keterangan mereka yang menjadi korban.
Mereka berjanji akan menanggung biaya pengobatan warga akibat efek ledakan SUTET. Selain Sri dan Andika, ada seorang korban yang menderita luka bakar serius dan kini sedang dalam penanganan serius di RS Elizabeth Semarang.
Perwakilan Tim Verifikasi, Haryanto mengatakan, kejadian ini sebetulnya jauh hari sudah bisa diantisipasi. Di antaranya masalah jarak pemukiman mereka dengan SUTET.
"Harusnya jaraknya 14 meter," ujar dia.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal