"Kalau nanti penerimaannya tinggi, maka frekuensinya akan kami tambah. Dengan harapan, di tengah pandemi ini, bisa kita buat tiap minggu, bisa berganti-ganti tempatnya misalnya Solo, Rembang, Pekalongan, Bayumas dan lainnya," imbuhnya.
Di tempat-tempat itu, nantinya para Romo Kiai dapat menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. Mereka dapat menyampaikan dari tempatnya masing-masing dan disiarkan melalui live streaming ataupun menggandeng media.
"Sehingga masyarakat bisa mengikuti. Tadi saya lihat, mereka senang sekali. Kangen banget katanya, tadi mereka bisa mengikuti, melu nembang (ikut bernyanyi shalawat) bersama," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait