Salah satu Pertashop yang berdiri di wilayah Jawa Tengah. Foto: Ist.

“Dengan hadirnya Pertashop, tidak hanya masyarakat semakin dimudahkan dalam memperoleh BBM, tapi juga menjadi ladang usaha yang menguntungkan bagi pengusaha lokal serta membuka lapangan pekerjaan,” ujar Brasto.

Terdapat tiga kategori investasi Pertashop mulai dari terendah hingga tertinggi, yaitu gold, platinum, dan diamond. Beberapa syarat utama untuk pendirian usaha Pertashop, di antaranya tersedia lahan dengan ukuran minimal 210 meter persegi, lokasi strategis yang bisa dilalui mobil tangki BBM, dan tersedia jaringan listrik.

Nilai investasi Pertashop dimulai dari kisaran angka Rp250 juta, yaitu untuk kategori gold (di luar tanah, biaya pondasi, dan infrastruktur pendukung). Dimana investor akan memperoleh paket instalasi Pertashop sesuai standar Pertamina dengan kapasitas penyaluran produk BBM sebesar 3 kiloliter (KL) untuk produk BBM nonsubsidi seperti pertamax atau dexlite.

Brasto mengutarakan, dengan harga jual yang setara dengan SPBU, investor akan medapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan, yaitu Rp850 untuk setiap liter, di mana proyeksi keuntungan rata-rata minimal 400 liter setiap harinya.

“Kami juga membuka peluang bagi pengusaha Pertashop yang ingin menjalankan usaha sampingan di lokasi Pertashop seperti outlet pulsa, produk UMKM, dan hingga kedai tempat makan yang dapat disesuaikan dengan sendirinya maupun dengan kategori platinum maupun diamond,” ujarnya. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2 3

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network