PATI, iNews.id - Kekeringan ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sebanyak 1.700 hektare lahan persawahan dan 40 desa yang tersebar di 10 kecamatan terdampak, sementara warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut terjadi akibat kemarau ekstrem yang membuat sungai dan sumur mengering. Para petani pun terancam gagal panen karena sumber air untuk mengairi sawah semakin terbatas.
Kesulitan juga dirasakan warga di desa-desa yang terdampak. Mereka bahkan harus berdesakan saat bantuan air bersih tiba karena pasokan tidak datang setiap hari.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menaikkan status siaga darurat kekeringan menjadi tanggap darurat kekeringan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan di wilayah terdampak.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait