2.453 Warga Padasari Tegal Korban Tanah Bergerak Mengungsi di 8 Titik
SLAWI, iNews.id – Ribuan warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi menyusul bencana tanah bergerak yang masih aktif.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah meninggalkan rumah, Senin (9/2/2026). Mereka mengungsi di delapan lokasi yang sudah disiapkan pemerintah kabupaten (Pemkab) Tegal.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, ribuan pengungsi terpusat di delapan titik yaitu Majlis Az Zikir wa Rotibain, Majelis & Dukuh Pengasinan, SD N 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Ponpes Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, dan Desa Mokaha Kecamatan Jatinegara.
“Jumlah pengungsi terdiri atas berbagai kelompok usia dan rentan. Data tersebut dihimpun berdasarkan laporan terbaru dari lapangan,” ungkap Muhari.
Dia merinci jumlah pengungsi korban bencana tanah bergerak terdiri atas 945 laki-laki dan 982 perempuan. Selain itu terdapat 220 lansia, tiga ibu hamil, tiga ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 1.049 remaja, serta 894 orang dewasa.
“BNPB memastikan tim gabungan telah bersiaga di lokasi terdampak pergerakan tanah di Desa Padasari,” ucapnya.
Menurut Muhari, pendampingan dilakukan bersama pemerintah daerah setempat, termasuk penyaluran bantuan logistik dan permakanan bagi para pengungsi.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, penanganan difokuskan secara paralel pada pendataan warga dan pencarian lokasi untuk pembangunan hunian sementara atau huntara.
Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tegal melakukan verifikasi dan pemutakhiran data By Name By Address (BNBA). Data tersebut digunakan sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan kebutuhan huntara.
Editor: Kastolani Marzuki