50.563 Buruh di Jateng Kehilangan Pekerjaan karena Covid-19

Taufik Budi ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 19:15:00 WIB
50.563 Buruh di Jateng Kehilangan Pekerjaan karena Covid-19
ilustrasi PHK

SEMARANG, iNews.id - Peringatan Hari Buruh atau May Day tahun 2020 menyisakan catatan buruk, karena banyak yang kehilangan pekerjaan. Pandemi Covid-19 melumpuhkan perekonomian yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi para buruh.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, total buruh korban PHK dan dirumahkan akibat Covid-19 per 29 April 2020 mencapai 50.563 orang. Puluhan ribu buruh ini nantinya mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Momentum May Day ini kita gunakan untuk saling membantu. Daripada buruh pada demo, mengumpulkan masa itu kan berbahaya," kata Ganjar, Jumat (1/5/2020).

Dia mengaku sengaja membagikan paket sembako dalam perayaan May Day tahun ini untuk meringankan beban para buruh. Setelah kehilangan pekerjaan, buruh makin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

"Maka kami meminta buruh tidak usah aksi demo di peringatan May Day ini, biarkan kami yang demo dengan membagi-bagikan bantuan kepada mereka," ucapnya.

Sebanyak 2.164 paket sembako dibagikan Ganjar kepada para buruh yang ada di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Dia pun berkeliling ke sejumlah tempat untuk membagikan sembako kepada buruh.


Editor : Nani Suherni