6 Fakta Ledakan Petasan yang Tewaskan 4 Korban di Kebumen

Tim iNews.id · Jumat, 14 Mei 2021 - 08:37:00 WIB
6 Fakta Ledakan Petasan yang Tewaskan 4 Korban di Kebumen
Tim Labfor Polda Jateng dipimpin AKBP Rostiawan Apriyanto Kamisi ini mendatangi lokasi ledakan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Labfor mengamankan sebuah cobek, bungkus rokok, dan korek api. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNews.id - Ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menyisakan duka bagi warga setempat. Insiden pada Rabu (12/5/2021) itu telah mengakibatkan empat korban tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka.

Hingga kini, satu korban luka-luka yang masih dirawat di IGD RSUD Prembun atas nama Bambang Priyono (29). Bambang luka bakar pada bagian wajah dan sekujur tubuhnya. Sementara korban luka-luka yang lain, Irwan dan Ratna telah diizinkan pulang pada Kamis pagi.

Berikut enam fakta-fakta fakta terkait ledakan petasan atau mercon di Kebumen yang dihimpun iNews.id:

1. Berawal dari Pembuatan 400 Gulungan Mercon dari 5 Kg Bahan Peledak

Kronologi peristiwa ledakan ini bermula ketika tujuh orang membuat mercon di rumah Untung, warga Trukan pada Rabu (12/5/2021) pukul 16.00 WIB. Ratusan gulungan selongsong mercon itu akan diisi dengan bahan peledak seberat 5 kilogram.

Dalam pembuatan mercon, tersebut mereka berbagi tugas. Beberapa orang menggulung kertas dan lainnya mengisi obat mercon ke dalam gulungan. Adapun jumlah petasan yang akan dibuat sebanyak 400 gulungan. Namun, saat proses pembuatan, pukul 17.00 WIB, terjadi ledakan yang sangat keras. 

2. Empat Korban Tewas termasuk Pemilik Rumah

Ledakan saat pembuatan petasan di rumah Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen tersebut awalnya mengakibatkan tujuh orang pembuat mercon dan satu anggota keluarga pemilik rumah menjadi korban. Tiga di antaranya meninggal dunia sedangkan lima orang lainnya luka-luka.

Namun, jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang, Kamis (13/5/2021). Sebelumnya korban ledakan yang diduga akibat bahan mercon terkena bara api rokok itu sebanyak tiga orang.

Korban yang meninggal tersebut atas nama Sugiyanto. Warga Desa Ngabean ini meninggal pada Kamis pagi kemarin di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Prembun dengan kondisi luka parah di bagian tangan dan kaki hancur serta luka bakar di sekujur tubuhnya.

Tiga korban lain yang lebih dulu meninggal, yakni Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky (19) dan Rio Dwi Pangestu (22).

3. Ledakan Membuat Rumah Pembuatan Petasan Hancur

Ledakan yang sangat keras saat pembuatan petasan dari bahan peledak seberat 5 kilogram itu tidak hanya mengakibatkan empat korban tewas dan sejumlah warga lainnya luka-luka. Kerasnya ledakan juga membuat rumah tempat pembuatan mercon hancur. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3