Bertambah 4, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal Melonjak Jadi 43 Orang

Nani Suherni ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 00:32 WIB
Bertambah 4, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal Melonjak Jadi 43 Orang
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr Joko Wantoro. (Foto: Dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, iNews.id – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal terus bertambah. Hingga Senin (20/7/2020), terjadi penambahan empat kasus sehingga total menjadi 43 pasien positif terinfeksi virus corona.

Tiga dari empat warga terkonfirmasi tersebut masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal di satu rumah, yaitu pasangan suami istri dan satu orang anak perempuannya. Bahkan, anak perempuannya tersebut telah meninggal dunia pada Kamis (9/7/2020) lalu di RSUP dr Kariadi Semarang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal, dr Joko Wantoro mengatakan, tiga kasus konfirmasi yang masih satu keluarga tersebut adalah seorang laki-laki, berinisial D (62) dan seorang perempuan, berinisial M (64) serta anaknya, seorang perempuan, berinisial MS (17). Ketiganya merupakan warga Desa Gembong Kulon, Kecamatan Talang.

Usai mendapatkan informasi meninggalnya pasien MS tersebut, tim Gugus Tugas Covid-19  langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Talang dan Satgas desa setempat untuk membantu proses pemakamannya sesuai prosedur Covid-19.

“Segera setelah mendapat kabar meninggalnya MS, kami menetapkan statusnya sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) karena datang dari wilayah episentrum, Semarang,” kata Joko.

Gugus Tugas pun segera melakukan penelusuran sejumlah kontak erat pasien MS pada Kamis (9/7/2020). Selain kedua orang tuanya, juga ada tiga orang saudara kandung lainnya dalam satu rumah yang menjalani tes cepat.

“Hasilnya, hanya bapaknya, D dan ibunya, M yang dinyatakan reaktif sehingga petugas melanjutkannya dengan pengambilan spesimen swab keesokan harinya, Jumat (10/7/2020) pukul 10.00 WIB dan menghimbau agar mereka melakukan karantina mandiri di rumah sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratoriumnya keluar,” kata Joko.

Dia mengakui, pihaknya justru mendapat resume medis yang menyatakan pasien MS ini terkonfirmasi positif Covid-19 justru dari D. “Baru semalam ia sempat menyerahkan resume medis MS tersebut ke Satgas Desa Gembong Kulon yang kemudian ditembuskan ke kami. Dari sini kami baru mengetahui jika pasien MS sudah empat kali menjalani pemeriksaan swab dan hasilnya semuanya positif,” ujarnya.

Joko menduga, transmisi Covid-19 pada kasus MS ini terjadi akibat nosokomial di RSUP dr Kariadi Semarang, mengingat riwayat pengobatannya di rumah sakit tersebut cukup intens.

“Almarhumah MS, sebelumnya memang sempat menjalani pengobatan rutin di RSUP dr. Kariadi karena tumor rahim dan kista di ovarium,” ungkap Joko.

Dia menjelaskan, hasil pemeriksaan swab kedua orang tua MS baru keluar hari Sabtu (18/7/2020) lalu dan keduanya dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

Sementara untuk tambahan kasus konfirmasi berikutnya adalah satu orang laki-laki, berinisial S (56), asal Desa Kaliwungu, Kecamatan Balapulang yang kini menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Soeselo Slawi.

Sebelumnya, S yang datang dari Jakarta pada Jumat (10/7/2020) pagi dengan menggunakan kendaraan umum travel sudah mengalami sakit sejak lima hari sebelumnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien S pun dirujuk perawatannya ke RSUD dr. Soeselo Slawi pada hari yang sama.

Adanya penambahan kasus tersebut, kata Joko, menjadikan jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Tegal bertambah menjadi 43 orang, di mana 30 orang dinyatakan sembuh, delapan orang sedang menjalani perawatan, dan lima orang meninggal dunia.


Editor : Kastolani Marzuki