get app
inews
Aa Text
Read Next : Hujan Deras, Bazar Takjil Ramadan di Alun-Alun Bangkalan Kebanjiran

BTNGM Tingkatkan Kewaspadaan usai Banjir Sapu Jalur Pendaki di Gunung Merbabu

Rabu, 05 Februari 2020 - 15:15:00 WIB
BTNGM Tingkatkan Kewaspadaan usai Banjir Sapu Jalur Pendaki di Gunung Merbabu
Jalur pendakian di pos dua, Gunung Merbabu Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), disapu banjir lahar dingin pada Minggu (2/2/2020). (Foto: Istimewa)

BOYOLALI, iNews.id - Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan pemantauan lebih ketat terhadap pendaki selama musim penghujan. Langkah ini dilakukan usai laporan banjir di jalur pendakian pada Sabtu (1/2/2020).

Kasubgag TU BTNGM Johan Setyawan menjelaskan kondisi di kawasan puncak Gunung Merbabu saat ini relatif gersang, terutama pascakebakaran pada pertengahan 2019 lalu. Sekitar 600 hektare lahan sabana rusak akibat kebakaran.

Bahkan, angin puting beliung juga merusak pepohonan di kawasan puncak Merbabu hingga seluas 500 hektare.

Johan memastikan, jalur pendakian yang saat ini dibuka sudah siap dilewati. Namun, diakuinya curah hujan pada Sabtu (1/2/2020) cukup deras sehingga memicu aliran air cukup deras dari puncak.

"Kami evaluasi ternyata ok, kami siap untuk dibuka. Memang pada saat tanggal 1 Februari itu intensitas hujan cukup tinggi," ujar Johan.

Meski saat ini jalur pendakian masih dibuka, tidak menutup kemungkinan akan ada penutupan jika cuaca saat ini dinilai membahayakan.

"Untuk sementara kami monitor, kalau hujannya semakin tinggi dan membahayakan akan kami tutup. Tetapi untuk sementara kami masih optimistis jalur bisa dimanfaatkan," katanya.

Sebelumnya, beredar video jalur pendakian di pos dua, Gunung Merbabu disapu banjir. Sejumlah pendaki sempat panik saat menyelamatkan diri dari tenda yang di gunakan untuk berteduh.

Menurut seorang pendaki asal Cikarang, Jawa Barat (Jabar), Ombi, saat itu kondisi di Gunung Merbabu sedang turun hujan dan para pendaki berteduh di dalam tenda. Namun tak berapa lama, aliran cukup deras datang dari arah pendakian.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut