Bupati Batang Ancam Tak Beri Insentif Rp1 Juta bagi Warga Positif Covid Isolasi di Rumah

Ahmad Antoni · Selasa, 12 Januari 2021 - 20:02:00 WIB
Bupati Batang Ancam Tak Beri Insentif Rp1 Juta bagi Warga Positif Covid Isolasi di Rumah
Bupati Batang Wihaji saat berinteraksi dengan warga. (Istimewa)

Menurutnya, klaster keluarga menjadi faktor dominan penyumbang penambahan penularan Covid-19 di Kabupaten Batang.  “Berdasarkan rapat koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit, klaster keluarga paling dominan penularan Covid-19, karena sudah di isolasi mandiri mereka masih saja tetap belanja, menerima tamu dan kegiatan sosial lainya” ujar Wihaji.

Selain desa harus menyiapkan tempat isolasi, kata dia, Pemkab Batang juga sudah menyiapkan tempat isolasi yang berlokasi di mess Persibat.

“Saya pertimbangkan desa miliki tempat isolasi, kalau dikumpulkan di Kabupaten orang desa tambah stres karena jauh dari keluarga,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk operasional tempat isolasi ditanggung oleh APBD. “Segala biaya operasional dan sewa rumah sebagai tempat isolasi di biayai oleh APBD sesuai standar. Tapi juga jangan mengandalkan pemkab saja harus ada partisipasi desa untuk melibatkan satgas dan Jogo Tonggo Covid-19,” katanya. 

Editor : Ahmad Antoni