Dijual lewat Facebook, 2.500 Butir Petasan Diamankan Polres Purbalingga

Taufik Budi ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 16:47 WIB
Dijual lewat Facebook, 2.500 Butir Petasan Diamankan Polres Purbalingga
2.500 butir petasan diamankan Polres Purbalingga (Foto: Istimewa)

PURBALINGGA, iNews.id - Polisi membongkar kasus produksi dan penjualan petasan melalui sistem online di Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng). Dari tangan ketiga pelaku, disita ribuan petasan berbagai ukuran termasuk bahan-bahan pembuatannya.

Penjual petasan secara online yaitu SY (37) warga Desa Karangjoho, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga dan TS (26) warga Desa Manduraga, Kecamatan Kalimanah Purbalingga. Sedangkan seorang pembuat petasan yaitu MD (35) warga Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari, PurbaIingga.

Barang bukti yang diamankan dari penjual maupun pembuat petasan yakni sekira 2.500 butir petasan yang terdiri atas petasan biasa dan petasan yang sudah direnteng. Selain itu, diamankan juga obat petasan dan bahan pembuatnya serta ratusan selongsong petasan siap isi.

Mereka mengaku menjual petasan secara online melalui media sosial Facebook. Setelah ada pembeli dan disepakati harga, barang diantar ke lokasi yang telah ditentukan. Setelah sampai, barang diserahkan dan pembelinya membayar uang sesuai kesepakatan.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan cipta kondisi di bulan puasa dan menjelang Idul Fitri. Tujuannya agar masyarakat bisa tenang menjalankan ibadah di Bulan Ramadan," kata Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, untuk penjual maupun pembuat petasan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan barang bukti petasan langsung dimusnahkan dengan cara direndam dalam air untuk menghindari reaksi ledakan.

Dia menambahkan, dalam rangka cipta kondisi tidak hanya petasan yang menjadi sasaran penertiban. Namun demikian sejumlah penyakit masyarakat lainnya turut menjadi sasaran. Kegiatan cipta kondisi ini juga dilaksanakan hingga ke polsek jajaran.

"Tidak hanya itu, dalam rangka bulan ramadhan kita juga terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi tentang social distancing maupun physical distancing," ucapnya.


Editor : Nani Suherni