Dramatis, Puluhan Warga Evakuasi Truk Tangki Air Terperosok di Lereng Gunung Lawu

Bramantyo ยท Minggu, 28 Februari 2021 - 20:42:00 WIB
Dramatis, Puluhan Warga Evakuasi Truk Tangki Air Terperosok di Lereng Gunung Lawu
Proses evakuasi truk tangki air oleh warga dari tengah perkebunan di Jenawi, Karanganyar. (Dok Humas Polres Karanganyar)

KARANGANYAR, iNews.id  - Sebuah video proses evakuasi truk tangki di tengah perkebunan daerah Jenawi, Kabupaten Karanganyar yang beredar di media sosial (medsos) menjadi viral. Dalam video tersebut, tampak puluhan warga dengan menggunakan tali menarik beramai-ramai truk tangki tersebut.

Akhirnya setelah berusaha keras, truk tangki air itu pun berhasil dievakuasi oleh warga. Kasubag Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko membenarkan video evakuasi truck tangki air oleh warga dari tengah perkebunan.

Menurutnya, kejadian itu terjadi pada hari Minggu sekitar  pukul 01.00 WIB. Saat itu, Iwan (28) pengemudi truk tangki air nopol AD 1973, warga Dukuh Anggrasmanis RT 02/05, Desa Anggramanis, Kecamatan Jenawi Karanganyar berangkat dari rumah melintasi dukuh milir Desa Gumeng.

Saat berada di lokasi kejadian, tiba-tiba kabin truk tersebut terbuka dengan sendirinya. Karena kabin truk terbuka, Iwan pun tidak bisa mengendalikan kemudi truk yang mendadak oleng. Akibatnya, truk terpelosok ke lahan pertanian warga yang ada di lereng Gunung sedalam 50 meter.

"Truk mengalami oleng dan sopir tidak bisa mengendalikan dan truk terperosok ke jurang atau ke lahan pertanian warga sedalam 50 meter," kata Agung saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/2/2021).

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun Iwan, sopir truk tangki air  mengalami luka pada kaki dan tangan. "Tak ada korban jiwa, hanya supir truck mengalami luka pada kaki dan tangan dan sudah dibawa ke rumah sakit di Solo," ujarnya.

Menurutnya,  warga berbondong-bondong melakukan evakuasi saat hari telah terang. Selain warga, evakuasi juga melibatkan relawan TNI dan Polri. "Evakuasi truk dilakukan dengan cara ditarik bersama-sama," ujarnya.

Sementara it,  Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Karanganyar Ipda Anggoro Wahyu Setiabudi mengatakan,  dari hasil olah kejadian perkara, kecelakaan tunggal itu murni disebabkan kabin truk yang terbuka.

Untuk itu, pihaknya meminta pada semua masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kendaraan roda empat untuk terlebih dahulu mengecek kondisi kendaraan.

"Nanti di daerah tersebut akan kami tambah rambu-rambu lalu lintas. Tapi yang terpenting pengendara kendaraan membiasakan cek dan ricek kondisi dan kenormalan ( berfungsi baik /tidaknya ) kelengkapan  kendaraannya demi mengutamakan keselamatan dalam berkendara ( safety ridingnya )," kata Ipda Anggoro.

Terkait ganti rugi tanaman yang rusak, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat dan tokoh masyarakat. Hasilnya karena pengemudi warga setempat, maka masalah kerusakan diselesaikan dengan jalan kekeluargaan.

"Tanaman yang rusak dapat diselesaikan secara musyawarah menimbang sopir (Iwan) adalah termasuk penduduk lokal desa setempat," ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: