Ganjar Angkat Bicara tentang Kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo

Okezone, Taufik Budi ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 10:09 WIB
Ganjar Angkat Bicara tentang Kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Wagub Taj Yasin Maimoen saat konferensi pers terkait sekolah gratis di Bandara Ahmad Yani Semarang. (Foto: Dok.Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah menggegerkan masyarakat. Selain mengklaim kekuasaan seluruh negara di dunia, pemimpin keraton ini mengaku memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara tentang keraton yang berdiri di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo itu. Dia meminta dinas terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Purworejo menjalin komunikasi dengan pimpinan keraton.

BACA JUGA: Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo Klaim Hak Tanah 500 Tahun Lalu

"Sebaiknya bicara dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar kemudian bisa diketahui. Syukur-syukur perguruan tinggi yang bisa mendampingi, sehingga seluruh dokumen, riset kalau ada, baik juga untuk didiskusikan agar itu (keraton) akan bisa teruji secara ilmu pengetahuan," ujar Ganjar, Senin (13/1/2020).

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (Foto: Istimewa)
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat (Foto: Istimewa)

 

Politikus PDIP itu pun mengimbau Pemkab Purworejo segera melakukan pendekatan ke pihak keraton agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Terlebih keraton yang dimpimpin oleh raja bergelar Rangkai Mataram Agung juga telah memiliki ratusan pengikut.

BACA JUGA: Viral Kemunculan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

"Makanya dari Pemkab Purworejo baik juga untuk mengajak komunikasi dengan mereka sehingga bisa mengerti ini apa, mau kemana dan sebagainya," kata Ganjar.

Sebagai informasi, Keraton Agung Sejagat ini dipimpin oleh raja yang biasa dipanggil Sinuhun. Nama asli raja yakni Totok Santosa Hadiningrat. Sementara, istrinya biasa dipanggil Kanjeng Ratu, dengan nama asli Dyah Gitarja.


Editor : Nani Suherni