Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo Klaim Hak Tanah 500 Tahun Lalu

Joe Hartoyo ยท Senin, 13 Januari 2020 - 17:30 WIB
Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo Klaim Hak Tanah 500 Tahun Lalu
Penasihat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat Chikmawan. (Foto; iNes.id/Joe Hartoyo)

PURWOREJO, iNews.id - Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo tepatnya di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah telah membuat heboh warga. Pemimpin dan pengikut Keraton Agung Sejagat mengklaim memiliki lahan.

Penasihat Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat Chikmawan mengatakan sedang memperjuangkan lahan Keraton Agung Sejagat yang sebelumnya dijanjikan oleh Kerajaan Mataram.

"Kami ada perjanjian dengan Kerajaan Mataram bahwa hak atas tanah yang sudah dilakukan 500 tahun yang dulu, harus kembali ke pangkuan nusantara," kata Chikmawan, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA: Viral Kemunculan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

Dia menjelaskan, saat ini telah memperjuangkan lahan kerajaan tersebut. Upaya itu dilakukan oleh pihak kerajaan lebih dari satu tahun.

"Kami memperjuangkan sudah beberapa tahun lalu, kami dikenal kiprahnya yang real baru satu tahunan ini," ucapnya.

Chikmawan juga memastikan, kemunculan Keraton Agung Sejagat bukanlah organisasi atau pun aliran sesat.

BACA JUGA: Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur DIY 5 Hari ke Depan

"Lingkungan ada pro dan kontra. Ada yang mengatakan aliran sesat atau suatu organisasi. Kami ini bukan suatu organisasi dan bukan suatu aliran tapi sebuah kerajaan yang dilakukan oleh trah itu sendiri," ucapnya.

Sementara itu, warga sekitar Beni mengaku tak terpengaruh dengan kehadiran Keraton Agung Sejagat. Namun ada beberapa warga yang khawatir munculnya aliran sesat.

"Ada satu atau dua orang yang resah. Tapi enggak begitu dipikirkan," kata Beni.


Editor : Nani Suherni