Ganjar Pranowo Sebut Kelangkaan Bawang Putih Impor Jadi Berkah Petani Lokal

Antara ยท Senin, 10 Februari 2020 - 14:49 WIB
Ganjar Pranowo Sebut Kelangkaan Bawang Putih Impor Jadi Berkah Petani Lokal
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Antara/Wisnu Adhi)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong pemerintah pusat menjadikan bawang putih sebagai salah satu komoditas prioritas. Harapannya, agar pasokan bawang putih di Tanah Air tidak lagi terganggu.

Saat ini pasokan bawang putih di Indonesia turun drastis dan harganya melambung akibat adanya pembatasan impor produk China sebagai antisipasi penyebaran virus korona.

Menurut Ganjar, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk menggenjot pertanian bawang putih Tanah Air.

"Ini harus kita manfaatkan, musibah ini harus kita cari barokahnya. Barokahnya apa, kita mesti berdikari, kalau sudah begitu bisa kita kejar itu (peningkatan produksi)," kata Ganjar di Semarang, Senin (10/2/2020).

Ganjar menyebutkan suplai bawang putih secara nasional di Indonesia masih sangat kurang, di mana lahan pertanian bawang putih di Jawa Tengah saat ini tercatat 2.573 hektare dengan kemampuan produksi 195.472 kilogram.

Luasan itu tersebar hampir di seluruh wilayah pegunungan di Jateng, mulai dari Tawangmangu, Sindoro, Sumbing, hingga Tegal.

"Itu sebenarnya bagian untuk mendorong kekurangan ini, cuma ngejar waktu tidak bisa, maka harus ada 'crash program' (percepatan) untuk meningkatkan produksi ini," katanya.

Ganjar juga mengharapkan keran impor bawang putih untuk mengatasi kelangkaan dan melonjaknya harga yang mencapai Rp50.000-70.000 per kilogram.

"Kalau pun tidak dari China, alternatif lain bisa dikirim dari India meskipun secara kualitas masih di bawah bawang putih China," ujarnya.


Editor : Nani Suherni