Harga Emas Naik, Warga Tegal Jual Perhiasan untuk Kebutuhan selama Wabah Covid-19

Yunibar · Kamis, 09 April 2020 - 09:32 WIB
Harga Emas Naik, Warga Tegal Jual Perhiasan untuk Kebutuhan selama Wabah Covid-19
Warga Kota Tegal serbu toko emas untuk jual perhiasan (Foto: iNews/Yunibar)

TEGAL, iNews.id - Melambungnya harga emas di tengah wabah virus corona (Covid-19) membuat warga Kota Tegal, Jawa Tengah, beramai-ramai menjual perhiasannya pada Kamis (9/4/2020). Dalam sehari jumlah warga yang menjual emas melonjak tajam hingga 80 persen.

Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah toko dan pedagang emas di Kota Tegal terus diserbu warga. Salah satu toko emas yang paling ramai didatangi warga yakni toko emas Kresno di kompleks Pasar Pagi, Kota Tegal.

Pengamatan iNews, sejumlah pengunjung yang sebagian besar emak-emak berkerumun memadati etalase toko emas. Salah seorang warga asal Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat, Tati mengaku sengaja ke toko emas untuk menjual cincinnya seberat tiga gram.

"Mau saya jual saja. Dulu pas beli (cincin) cuma Rp300.000 per gram. Saya bisa dapat Rp610.000 per gram kalau dijual sekarang," ujar Tati.

Salah seorang karyawan toko emas Kresno Angel menyebutkan tingginya animo masyarakat yang ingin menjual perhiasan mencapai 80 persen setiap hari. Lonjak terjadi saat pemerintah Kota Tegal memberlakukan local lockdown atau isolasi wilayah.

"Naik 80 persen untuk penjualan. Kalau yang beli itu malah sepi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia Cabang Kota Tegal Hilal Abdul Rahman mengatakan, hal wajar jika dalam kondisi saat ini banyak warga yang menjaul emas. Apalagi tak sedikit dari mereka terkena PHK.

"Kalau eceran itu sejak ada wabah corona sudah berkurang. Apalagi sekarang ini pembeli anjlok sampai 40 persen," katanya, Kamis (9/4/2020).

Hilal khawatir jika harga emas terus meroket dan masyarakat terus jual perhiasannya. Pasalnya, para perajin emas yang ada di Kota Tegal dan daerah lainnya terancam gulung tikar.


Editor : Nani Suherni